“Bu, saya sudah bisa membuat ayamnya, sudah mirip. Tetapi kremesannya masih belum bisa renyah, selalu saja melempem, apa rahasianya?”, pertanyaan beruntun ini langsung disampaikan oleh Arif, seorang mahasiswa sebuah perguruan tinggi yang saat itu mengikuti kelas Masakan Ayam Populer di Natural Cooking Club. Mendengar itu Fatmah Bahalwan yang menjadi instruktur kelas ini langsung menjawab dengan semangat “Yuk, temukan jawabannya dikelas ”. Arif-pun bersemangat mengikuti tiap step pembuatan Ayam Goreng A laa Suharti yang lengkap dengan kremesannya, Ayam Tulang Lunak dan Ayam a laa KFC yang diajarkan.

Kelas dimulai dengan mengenalkan jenis ayam yang digunakan pada setiap masakan. Pada ayam Tulang Lunak, harus digunakan jenis Ayam Kampung yang relatif dagingnya cukup kuat. Sehingga meskipun tulang ayam dimasak sampai lunak, daging ayam tidak menjadi hancur. Demikian juga pada masakan Ayam A laa Suharti, harus digunakan ayam kampung untuk mendapatkan rasa gurih alami. Sementara Ayam KFC, harus digunakan jenis Ayam Broiler, atau ayam negeri, mengingat masakan ini tidak melalui proses ‘Ungkep’ terlebih dahulu. Cukup dimarinate sekitar 15 menit, kemudian diproses lanjut pelapisan tepung dan langsung digoreng. Dengan demikian ayam dimasak lebih cepat dan matang sempurna. Itu sebabnya tidak cocok jika digunakan ayam Kampung.

Giliran membuat Tepung Bumbu, seluruh siswa kursus memperhatikan dengan seksama. Tepung protein sedang dicampur dengan lada halus dan Knorr Chicken Powder, dengan ukuran proporsional, pasti akan didapat tepung bumbu yang rasa gurihnya pas. Step melapiskan tepung pada ayampun diajarkan dengan cara yang sangat mudah dipahami. Setiap siswa kemudian diharuskan praktek sendiri-sendiri melapis dan menggorengnya hingga didapat ayam yang terbalut tepung bumbu rapi dan tampilan setelah digoreng, keriting, persis seperti ayam yang dijual di Mall-mall terkenal. Untuk mendapatkan hasil balutan yang keriting sempurna, ayam harus segera digoreng. Tidak boleh dilakukan cara : setelah dibalut tepung, disimpan dalam freezer. Karena jika dilakukan cara seperti itu, hasilnya tidak akan sempurna. Hanya menjadi ayam balut tepung biasa-biasa saja. Teknik seperti ini sangatlah penting untuk diingat.

Saatnya membuat kremesan Ayam A laa Suharti. Arif, menjadi pemerhati utama. Mulai step menyiapkan bumbu. Mencampur dengan bahan cair. Memasaknya. Dan terakhir mengucurkan kedalam minyak panas jumlah banyak, sedemikian rupa hingga menjadi bersarang, hingga mengering menjadi bumbu kremes. “Aaa, sekarang saya tahu dimana salahnya kemaren”, seru Arif, setelah mengikuti step by step pembuatan bumbu kremes. Tidak hanyak Arif, peserta lainnyapun tampak puas dengan hasil yang didapat.

Rasa gurih dan enak yang pasti didapat rupanya karena menggunakan Knorr Chicken Powder sebagai satu-satunya bumbu penguat rasa yang mendapingi bumbu-bumbu lainnya.(fb)

 

Kursus NCC didukung penuh oleh Blue Band Master www.ufs.com

Read More →

Beberapa orang sering tertawa bila diberi tahu bahwa bisnis Lemper dan aneka snack adalah bisnis yang paling cepat break even point-nya (BEP). Mana ada coba, bisnis yang pagi hari produksi, beberapa jam kemudian sudah menjadi uang plus keuntungan? Hanya ada didalam bisnis makanan saja. Utamanya adalah Lemper, Arem-arem, Kroket, Pastel, Sosis solo, dan Risoles yang merupakan aneka snack asin populer sepanjang masa. Siapa yang tak kenal dengan nama-nama snack asin ini?!.

Dikelas Aneka Snack Asin Natural Cooking Club (NCC), diajarkan semua jenis snack tersebut diatas kecuali Risoles. Karena risoles dibuatkan kelas tersendiri dengan nama Risoles aneka Isi. Pada kelas ini focus diajarkan mulai dari dasar sekali mengenal beras ketan dan beras biasa. Hingga mengolahnya menjadi lemper dan arem-arem. Kedua jenis snack ini mirip hanya kulitnya saja yang berbeda. Lemper berkulit nasi ketan sedangkan arem-arem berkulit nasi gurih. Peserta kursus diajak belajar membungkus lemper dan arem-arem sekaligus menghandel daun pisang supaya lemas dan tidak robek ketika digunakan untuk membungkus lemper dan arem-arem saat disemat lidi. Ternyata pelajaran ini sangat seru, mengingat banyak yang masih belum mengerti cara membungkus dengan benar. “jangan lupa, tekuk siku-siku agar rapi saat dilipat sisi kiri-kanannya dan disemat lidi”, demikian selalu pengajar mengingatkan.

Selanjutnya pelajaran membuat Kroket. Ilmu sakti mendapatkan Kroket yang mulus halus anti meletus, adalah tinggal timbang satu bagian Knorr Mashed Potato, lalu siram dengan empat bagian air panas. Aduk rata dan voilaa, anda akan langsung mendapatkan puree kentang tanpa harus pergi kepasar, mengupas dan memasaknya terlebih dahulu. Tepung Kentang merk Knorr ini sungguh memudahkan kita produksi Kroket. Jadi jangan pernah panik meskipun mendadak ada yang pesan 200pcs Kroket, cukup siapkan Knorr mashed Potato, proses pengerjaan menjadi lebih simpel.

Pastel dan Sosis Solo menjadi pelajaran selanjutnya yang dikerjakan oleh para peserta kursus.

Nah, siap cepat jadi orang kaya? Ayo, bisnis lemper dan aneka snack asin.(fb)

 

Kursus NCC didukung penuh oleh Blue Band Master www.ufs.com

Read More →

Luar biasa kelas Cake Dasar NCC (Natural Cooking Club) pertama setelah libur lebaran, ternyata full. Banyak sekali peserta yang datang dari luar kota. Bisa dimengerti karena libur lebaran bila disambung dengan libur sekolah masih cukup waktu untuk mengikuti kelas-kelas di NCC. Khususnya penduduk yang “pulang kampung”-nya ke Jakarta.

Seperti biasa kelas diawali dengan teori bagaimana sukses membuat cake. Mulai dari Sponge Cake, Butter Cake, Cinnamon Cake, Lapis Surabaya, Bolu Gulung dan brownies Kukus. Dikatakan bahwa sukses membuat cake dimulai dengan mengenali bahan-bahannya terlebih dahulu. Telur, adalah salah satu bahan utama yang menentukan hasil jadinya cake. Untuk hasil paling baik, harus digunakan telur segar yang berasal dari Ayam, bukan dari kulkas. Demikian Fatmah Bahalwan menjelaskan, disambut tawa ria peserta kursus yang sebelumnya terlihat tegang. Suasana kursus mencair sebentar, kemudian serius kembali ketika diberikan penjelasan bagaimana memilih bahan tepung yang benar. Gula yang sesuai untuk pembuatan cake dan yang lebih lagi cara memilih Margarine yang paling baik sesuai peruntukkannya

Pada kesempatan itu dijelaskan bahwa Blue Band Master Margarine, adalah varian Margarine Blue Band dengan kemasan besar. Mulai dari 2 Kg, kemudian 5 Kg dan 15 Kg. Ada tiga macam varian Blue Band Master Margarine yaitu:

  1. Blue Band Master Original
  2. Blue Band Master Cake Margarine, dan
  3. Blue Band Gold Margarine.

Masing-masing varian memiliki keistimewaan tersendiri. Dalam kelas cake Dasar semua resep menggunakan Blue Band Master Cake Margarine.

Kelas kemudian dilanjutkan dengan mendemokan cara membuatkan sponge secara riil. Telur, gula dan cake emulsifier dikocok sampai kental. Kentalnya seperti apa? Langsung ditunjukkan oleh pengajar . Waktu kocok menjadi tidak penting ketika seseorang sudah mengenal baik kekentalan adonan sponge yang benar. Tergantung mikser apa yang digunakan. Tingkat kritis selanjutnya adalah saat menunangkan margarine cair pada adonan. Harus diaduk sampai rata benar. Karena tingkat kegagalan paling tinggi pada pembuatan sponge cake adalah saat pengadukan ini. Bila ada margarine cair yang masih mengendap dipastikan cake akan mengeras dibagian bawah, sementara diatasnya tetap spongy. Hal-hal kecil seperti ini harus mendapatkan perhatian khusus demi suksesnya proses pembuatan cake.

Kelas berakhir setelah menyelesaikan 6 macam cake sesuai materi yang disiapkan. Semua peserta sangat puas melihat hasil akhir cake yang dibuat. Mereka langsung mendapatkan jawaban mengapa selama ini kesulitan mendapatkan hasil cake yang sempurna. Kurang dari 5 jam belajar dikelas ini, peserta kursus menjadi pandai memodifikasi resep, memilih bahan yang benar, memilih alat yang sesuai kebutuhan dan mengatur waktu kerja produksi kue yang baik. Selesai libur lebaran, semoga diperoleh semangat baru melalui kelas cake Dasar NCC. (fb)

 

Kursus NCC didukung penuh oleh Blue Band Master www.ufs.com

Read More →

Lepas satu minggu setelah hari raya lebaran usai, Natural Cooking Club (NCC) aktif kembali. Hari pertama langsung dibuka dengan kelas cake Decorating Dasar Butterream program empat hari. Kelas yang selalu diidam-idamkan oleh para penggemar dekorasi cake.

Dimulai tepat pukul 09.00, tanggal 3 Juli hari Senin di NCC Matraman, hari itu peserta kursus berdatangan dari Jakarta, luar kota, dan bahkan luar pulau. Tercatat ada Chichi dan Mamanya Ibu Neny yang khusus datang dari Menado, Ibu Linda dari Balikpapan, Rani dari Solo, Salsabila dan Nining dari Depok, Hesty dari Bekasi, Ibu Melly dari Jakarta, dan yang luar biasa ada Tya dan Ninik yang masing-masing datang dari Belanda dan Amerika. Sungguh kelas yang sangat seru dengan siswa yang penuh semangat setiap harinya.

Hari pertama diajarkan mengenal noozle spuit yang digunakan selama kelas empat hari. Diberikan delapan macam spuit yang harus dihafal masing-masing nomornya. Satu flower nail dan satu scrapper. Masih ditambah lagi diberi Appron. Setiap siswa bertanggung jawab pada peralatan miliknya masing-masing. Tidak boleh hilang, karena bila hilang tidak akan diganti. Diberi kesempatan kemudian para siswa memberi tanda pada peralatan yang dimiliki untuk menghindari keliru dengan teman lainnya.

Kelas dilanjutkan dengan pelajaran dasar mendekor cake. Mulai dari membuat bintang (star), kerang (shell), stringwork (tali-tali), renda-renda(ruflle), dan modifikasinya, sampai belajar memoles/menutup cake dan membuat bunga mawar, kuncup dan daun. Masih menggunakan buttercream warna putih.

Dihari kedua, siswa sudah mulai diajak mewarnai buttercream. Dibuat model berwarna pink, bulat dengan model yang sangat cantik. Hari kedua ini diselesaikan dua model cake. Satu dipagi hingga siang, satu lagi model keranjang bunga disiang hari hingga selesai sekitar pukul 15.00.

Hari ketiga, diajarkan mendekorasi kue bentuk persegi empat. Tingkat kesulitan pada saat memoles bertambah karena ada empat sudut siku-siku yang harus dihandel dengan baik. Alhamdulillah setiap siswa dapat menyerap pelajaran dengan baik. Apalagi Buttercream yang digunakan sangat memudahkan mereka, karena dibuat dari Blue Band white Cream fat. Lho, memangnya Blue Band ada mentega putihnya? Begitu pertanyaan para siswa serentak. Benar sekali, Blue Band memiliki mentega putih kualitas sangat bagus untuk digunakan sebagai bahan baku buttercream dan kebutuhan lainnya. Warnanya putih, mudah dicampur dengan pewarna makanan, dan tidak ngendal.

Hari terakhir, pelajarannya adalah Frozen Buttercream transfer. Yaitu teknik menggambar menggunakan buttercream diatas kue. Jadinya seperti apa? Lihat saja pada foto-foto hasil karya mereka. Siapa yang dapat menyangka bila para pemula dapat membuat kue secantik itu dengan belajar empat hari saja. (fb)

 

Kursus NCC didukung penuh oleh Blue Band Master www.ufs.com

Read More →

Awalnya kami tidak yakin apakah dibulan Ramadhan kursus masak bakal dipenuhi para pehobby masak. Mengingat dibulan puasa ini godaan sangat tinggi bila sambil memasak hidangan lezat. Tetapi rupanya semangat untuk menyajikan makanan populer kota Bandung ini tetap menjadi magnit kuat untuk beberapa orang yang ingin dapat menyajikannya dihari lebaran maupun untuk pilihan bisnis makanan lebaran dan hari-hari lainnya. Bahkan Raphael, yang sebelumnya sudah mengikuti kelas Bakwan Malang, ikut lagi dikelas ini dengan gembira. Siswa kelas X  sebuah sekolah di Jakarta ini memanfaatkan liburan untuk belajar memasak di Natural Cooking Club (NCC).

Kelaspun dimulai dengan teori sukses membuat Siomay Bandung. Bagaimana memilih ikan segar. Bagaimana mengambil daging ikan dengan baik agar duri dan kulit ikan tidak ikut terbawa. Berapa banyak jumlah ikan yang susut karena tidak digunakannya tulang, kulit, kepala dan sirip ikan. Dan pengetahuan dasar lainnya dibahas diawal waktu. Selanjutnya dibahas resep membuat bumbu kacang untuk Siomay dan juga untuk Batagor. “wah, saya baru tahu kalau ada bahan khusus supaya bumbu tetap krimi tapi ada tekstur renyah kacang tanah”, kata Ibu Teta dan peserta lainnya yang hampir semua belum pernah tahu.

Bumbu Kacang menjadi resep pertama yang dipraktekkan. Dengan demikian ketika Siomay & Batagor siap matang, bumbu sudah cukup hangat.

Okay, saatnya praktek membuat adonan Siomay & Batagor. “saya perlu tiga orang untuk membuat adonan, siapa yang mau?”, serentak tiga orang angkat tangan, siap mengaduk adonan ikan.

“Nah, perhatikan saya baik-baik ya!”, pinta Fatmah Bahalwan yang saat itu menjadi instruktur memberi contoh untuk kemudian dapat ditiru lakukan kembali dengan cara persis sama untuk mendapatkan Siomay & Batagor yang lembut, kenyal dan enak. Sebelum mengaduk adonan harus dipastikan terlebih dahulu semua bahan dan bumbu sudah siap tersedia sesuai takaran dalam resep. Bawang merah, bawang putih, garam, lada halus dan Knorr Chicken Powder yang akan memastikan kelezatan rasa produk Siomay & Batagor yang dibuat.

Tiga adonan untuk membuat beragam model siomay. Adalah siomay pangsit, siomay pare, siomay telur, siomay tahu dan juga siomay kentang. Sedang Batagor dibuat menjadi dua model yaitu Batagor dengan tahu yang dipotong segitiga dan batagor dengan kulit pangsit. Jadinya bagaimana? “sungguh ini siomay paling enak yang pernah saya coba”, begitu kata para siswa yang kebetulan tidak berpuasa dan bertugas mencicip.(fb)

 

Kursus NCC didukung penuh oleh Blue Band Master www.ufs.com

 

Read More →

Sedekah Seru 1000 Takjil

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Indonesian Chef Association (ICA) BPD Lampung dan SMK Krida Wisata pada hari Sabtu 3 Juni 2017. NCC dihubungi sekitar 3 hari sebelumnya demi tercapainya jumlah 1000 takjil. Alhamdulillah teman-teman begitu antusias, Satu persatu hasil dapurnya berdatangan di base camp, beberapa juga ada yang diantar langsung ke Tugu Adipura, tempat berlangsungnya acara. Kabarnya tercapai jumlah 2300 takjil pada akhirnya, berkat kerjasama beberapa komunitas memasak, beberapa warung makan dan café, serta kerja keras adik-adik siswa SMK yang luar biasa semangatnya.

Berbagi Nasi Bungkus

Ide awalnya mengajak member NCC Lampung untuk menyisihkan sebagian rejekinya selama Ramadhan. Bukan rahasia lagi para bakul selalu panen order hari raya di bulan ini. Hasil sumbangan teman-teman ini akan dijadikan paket nasi bungkus yang akan dibagikan menjelang sahur.

Pada prakteknya, namanya juga ibu-ibu, agak susah keluar tengah malam. Mulai dari ijin suami sampai angin malam yang rentan membuat kami masuk angin. Jadi waktu pelaksanaan digeser ke sore, jelang waktu berbuka puasa. Sedikit berbeda dari acara sebelumnya yang menetap di satu titik dan sasaran pembagiannya adalah para pengendara di jalan raya, kali ini kami menyasar kaum dhuafa yang ngemper di trotoar dan pelataran toko-toko yang mulai tutup. Untuk itu kami perlu berkeliling. Alhamdulillah kali ini kami didukung bapak-bapak dari komunitas VW Safari yang mobilnya keren-keren itu, atap kanvasnya sengaja dibuka untuk memudahkan pembagian paketan nasi. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu 17 juni 2017.

Kalo niat awalnya mengumpulkan uang untuk dibelanjakan bahan makanan, ternyata tiba-tiba yang datang pertama kali adalah 2 karung beras. Kemudian ketika ditawarkan siapa-siapa yang bersedia meluangkan waktu dan tenaga untuk memasak lauk, ternyata antusiasme tetap meluap-luap. Hebatnya lagi ibu-ibu ini bersedia belanja bahannya masing-masing, sumbangan berupa uang jadi tidak terpakai. Di hari H masih juga berdatangan kerupuk, sambal, kurma, roti, dan makanan kecil lainnya. Sungguh luar biasa, akhirnya kami berhasil menyiapkan lebih dari 250 paket nasi dan hampir 100 paket takjil, alhamdulillah.

Bakti Sosial ke Panti Dharma Sari

“Ini namanya Kliwon, waktu itu kami temukan waktu Hari Kliwon. Dan ini Aban, yang kami temukan di Bulan Sya’ban”, begitu ujar salah satu pengurus Panti Dharma Sari ketika memperkenalkan 2 anak asuhnya pada kami. Sesaat kemudian anak yang bernama Kliwon menyalami dan mencium tangan kami satu persatu sambil tersenyum lebar. “Dia gak bisa bicara, hiperaktif”, sambung bapak pengurus.

Setelah agenda nasi bungkus selesai, dan masih ada sejumlah uang amanat dari teman-teman, kami memutuskan untuk membuat agenda tambahan. Uang yang terkumpul kami belanjakan sembako untuk kemudian kami antar bersama sisa sumbangan beras, kue kering, dan pakaian bekas layak pakai ke Panti Asuhan SLB Dharma Sari pada hari Selasa 20 Juni 2017.

Panti ini terletak di daerah Tanjung Senang, Bandar Lampung. Dihuni 37 anak yang hampir semua tidak diketahui asal-usulnya. 20 di antaranya adalah anak-anak berkebutuhan khusus. Mereka yang tidak bisa disekolahkan di sekolah umum diberikan pendidikan dasar kemandirian di panti ini. Tentu saja disesuaikan dengan kondisi masing-masing anak.

Yang bisa kami berikan mungkin tak seberapa, tapi semoga tetap berarti dan memberi manfaat. Sebagaimana kami pun belajar bersyukur dari saudara-saudara kita yang hebat ini. Semoga menjadi inspirasi.

 

Iin Sidharta

Bandar Lampung, 21 Juni 2017

 

Read More →

Hallo, selamat pagi, ini namanya siapa? Sapa saya ketika memulai kelas Bakwan Malang hari itu kepada satu anak laki-laki yang tampak masih siswa sekolah. “Aku Raphael, pelajar kelas VII”, jawabnya dengan riang. Wah, senangnya yang dapat memanfaatkan libur sekolah untuk belajar memasak. Dimusim libur sekolah belakangan ini, kelas-kelas Natural Cooking Club (NCC) banyak dipenuhi oleh siswa sekolah SD, SMP ataupun SMA yang memanfaatkan libur panjangnya untuk belajar masak dan membuat kue.

Nah, yuk mulai belajar!. Dimulai dengan teori sukses membuat Bakso Sapi. Oh iya, Bakwan Malang merupakan sajian lengkap didalam mangkok yang berisikan bukan hanya Bakso Sapi, tapi juga ada Bakso Tahu, Bakso Goreng, Siomay dan Pangsit Goreng. Jadilah Bakso Sapi menjadi menu pertama yang dipelajari. Sukses membuat Bakso Sapi, tergantung dari beberapa hal, yaitu :

  1. Kesegaran daging sapi
  2. Kualitas tepung sagu
  3. Alat yang digunakan

Semakin segar daging sapi yang digunakan, semakin bagus dan kenyal kualitas bakso yang didapat. Itu sebabnya jangan heran bila kita dapatkan didekat tempat pemotongan hewan, atau didekat Los daging dipasar-pasar besar, selalu ada tukang giling bakso.

Tapi bagaimana bila ibu-ibu yang pergi ke Pasar dipagi hari, kemudian baru sempat mengolah daging menjadi bakso sekitar jam 10.00.?. Tentu saja tetap bisa. Bakso akan tetap kenyal dan bagus dengan bantuan beberapa bahan.

Pertama adalah Garam. Untuk hasil paling baik, harus digunakan garam kasar. Karena kandungan alkali didalam garam kasar yang masih tinggi akan membantu daging sapi kenyal alami.

Kedua, bila perlu tambahkan 1 sendok teh baking Powder dalam tiap resep. Baking powder juga akan membantu bakso lebih kenyal dan berpori halus.

Ketiga, tambahkan 1 sendok teh Knorr Chicken/Beef Powder, untuk memastikan rasa enak dan gurih bakso yang tajam dan alami.Cukup menambahkan tiga bahan tersebut diatas saja, akan didapat bakso yang sangat enak, kenyal, dan terjaga.

Didalam kelas kemudian dipraktekkan membuat bakso persis seperti teori diatas. Hasilnya, sungguh luar biasa. Saat acara cicip, beberapa siswa kursus yang kebetulan tidak berpuasa langsung jatuh cinta.

Bakso tahu, Siomay, dan Pangsit Goreng, berturut-turut dipraktekkan bersama. Sementara Bakso Goreng dibuat terpisah. Karena jika bakso sapi dimatangkan dengan dicelupkan kedalam air panas, bakso goreng dicelupkan kedalam minyak panas.

Terakhir adalah belajar membuat kaldu bakso. Kaldu bisa didapat dari daging sup yang direbus selama kurang lebih 20 menit, kemudian dibumbui dengan campuran Bawang Putih, Lada dan Garam. Dengan cara yang sama, bisa dimanfaatkan juga tulang dengkul sapi. Akan didapat kaldu dengan rasa yang sangat gurih dan syedap. “Wah, tukang daging suka nggak boleh dibeli dengkulnya bu”, keluh salah satu peserta. Iya, pasti karena sudah dipesan oleh restoran-restoran. Kitapun bisa memesannya jauh hari bila perlu. Dari kaldu dengkul sapi, pastikan kelezatannya dengan menambahkan bumbu dan Knorr Chicken/Beef Powder. Insya Allah bisnis Bakso & Bakwan Malang anda akan jadi idola setiap orang.(fb)

 

Kursus NCC didukung penuh oleh Blue Band Master www.ufs.com

Read More →

Nastar adalah sajian kue kering yang selalu ada dihari Lebaran. Tampilan nastar yang kinclong, alias mengkilap, sangat menjadi harapan setiap pembuat kue ini. Bagaimana sih cara mendapatkan tampilan yang mengkilap seperti yang ada difoto-foto nastar yang beredar seantero dunia maya? Pertanyaan seperti ini hampir setiap hari ada dikomunitas Natural Cooking Club (NCC). Bahkan sempat menjadi diskusi yang makan waktu selama beberapa hari.

Pada Kursus Kue Kering Lebaran di NCC Matraman, sebetulnya bukan melulu nastar yang dibuat. Akan tetapi ada Sagu Keju, Putri Salju, Kaastengel, Lidah Kucing Mocca dan Lidah Kucing Keju. Masing-masing jenis kue kering diajarkan secara praktek bersama. Setiap peserta langsung dapat memahami bagaimana membuat nastar yang lembut dan renyah. Tapi bagaimana cara membuat permukaan nastar “kinclong”?

Mengkilapnya permukaan nastar aslinya didapat dari polesan kuning telur. Bila polesan dilakukan sejak awal. Artinya setelah nastar selesai dibentuk, kemudian dipanggang dalam keadan sudah dipoles. Pasti akan didapat nastar dengan tampilan sedikit reta-retak. Mengapa demikian? Karena pada proses pematangan, nastar akan sedikit mengembang. Karena polesan sudah ikut menempel, maka diapun ikut mengembang dan akhirnya retak. Beberapa orang justru menyukai tampilan Nastar retak. Konon lebih menarik.

Sebagian orang lain justru tidak menghendaki nastar retak. Mereka ingin nastarnya mulus dan mengkilap. Berarti matangkan nastar terlebih dahulu, sampai separoh waktu panggang, keluarkan dari oven, baru dipoles, kemudian panggang lagi. Didapat nastar yang mengkilap, tapi kadang masih ada sedikit sekali retak.

Saya mau benar-benar mulus tanpa sedikitpun retakan? Begitu sebagian orang lain menginginkannya. Inilah yang kemudian menjadi diskusi seru. Padahal caranya mudah. Begini saja: panggang nastar sampai 100% matang. Kemudian dinginkan. Baru kemudian dipoles rapi, serapi yang diinginkan. Tidak cukup satu kali, tapi boleh sampai tiga kali poles. Caranya:

  1. Poles nastar sampai selesai satu loyang.
  2. Ulangi poles sekali lagi, sampai selesai satu loyang.
  3. Ulangi satu kali lagi, poles sampai selesai satu loyang.
  4. Panggang dalam oven selama 5 menit saja. Cukup untuk mengeringkan saja, sehingga tidak terjadi proses retak.

Jadi bukan poles satu kali, panggang, poles lagi panggang, poles lagi panggang lagi.

Bahan polesan apa yang paling bagus? Adalah campuran kuning telur, minyak goreng dan Susu Kental Manis Indomilk. Dengan takaran 2 butir kuning telur, 1 sendok makan minyak goreng dan 1 sendok makan juga Susu Kental Manis Indomilk. Aduk rata. Resep ini paling cocok untuk mendapatkan hasil polesan nastar yang sempurna.(fb)

Read More →

Apa sih bedanya Brownies Panggang dengan Brownies Kukus? Demikian pertanyaan ini banyak sekali datang dari peserta kursus Natural Cooking Club (NCC) maupun anggota group facebook NCC. Rata-rata mereka bingung dengan sebutan Brownies yang sama sekali tidak brown (Brown Bahasa Inggris = warna coklat ).

Meskipun bernama depan sama-sama Brownies, kedua jenis cake ini pada dasarnya sangat berbeda. Brownies Kukus, merupakan kreasi orang Indonesia. Kreasi resep ini populer bersamaan dengan datangnya krisis negara kita ditahun 1998. Pada saat itu perkembangan bisnis sangat lemah, yang berimbas juga pada bisnis makanan. Datangnya Brownies Kukus menjadi salah satu pencerah diantara bergejolaknya usaha makanan dalam negeri. Adonan sponge cake yang biasanya dimatangkan dengan cara dipanggang, dikreasikan dengan mematangkannya dengan cara dikukus. Ternyata response pasar sangat luar biasa. Brownies kukus menjadi sangat populer. Disusul kemudian populernya cake serba dikukus lainnya.

Cake kukus membuat para pelaku bisnis lebih berani berkreasi. Karena bila terjadi jualan tersisa hari itu, cake dapat disimpan dalam lemari pendingin, untuk esok harinya dikukus kembali. Hal mana tidak dapat dilakukan pada cake yang dipanggang. Cake kukus juga menjadi jawaban buat para pelaku bisnis rumahan yang belum memiliki oven, dapat menggunakan kukusan nasi yang rata-rata sudah dimiliki oleh mereka sebagai kebutuhan sehari-hari.

Dalam perkembangannya Susu Kental Manis Indomilk ikut membantu dan mendukung perkembangan bisnis brownies kukus ini. Menggunakan gula saja, sering tidak cukup menhadirkan rasa dan aroma susu yang kuat. Susu kental manis Indomilk menjadi jawabannya. Didalam resep, jumlah gula dapat seratus persen diganti dengan bahan ini, atau bisa juga digunakan 50% saja menggantikan gula. Dengan demikian brownies kukus dan atau brownies panggang hadir dengan rasa dan aroma susu yang sangat enak karena susu Kental Manis Indomilk asli dibuat dari susu murni dan gula yang diproses sedemikian rupa sehingga dapat membantu adonan lebih stabil.

Pada kelas Cake Dasar NCC, selain Susu Kental Manis Indomilk (Indomilk SKM) digunakan juga susu UHT. Susu UHT Indomilk diproduksi dari 100% susu segar tanpa campuran susu bubuk lainnya. Sudah pasti tanpa bahan pengawet dan tidak menggunakan garam. Sehingga harum dan gurihnya susu UHT Indomilk benar-benar asli berasal dari lemak susu yang terjaga kualitasnya.

Nah, Brownies Panggang adalah jenis kue yang sering diistilahkan sebagai kue bantet. Karena tekstur brownies panggang relatif lebih padat dibandingkan dengan brownies kukus. Rasa cokelatnya sangat kuat karena memang digunakan Dark Cooking Chocolate jumlah banyak. Susu bubuk Fullcream Indomilk menjadi salah satu bahan bakunya.

Mentega yang digunakan merk apa Bu Fat?, hampir semua peserta kursus menanyakannya. Kami menggunakan Orchid Butter untuk membuat brownies Panggang dan Brownies Kukus. Silahkan coba, dan rasakan bedanya.(fb)

Read More →

“Ibuuu, kenapa lidah kucingku selalu gagal?”, seru Joice saat masuk keruang kelas di Natural Cooking Club (NCC) Matraman. Wah, kenapa ya?. Ayo nanti kita bahas dan lihat dimana salahnya. Sementara itu Ibu May, justru bermasalah setiap kali membuat kue kering Sagu Keju.

Semua masalah yang dihadapi saat membuat kue kering, dibahas habis dalam kelas Kue Kering Klasik. Karena didalam kelas ini bukan melulu dibuat kue keringnya tapi dilengkapi dengan pembahasan mengapa gagal dan bagaimana cara suksesnya. Mengingat hampir semua pelaku bisnis kue kering menghadapi tantangan luar biasa disaat menjelang hari raya Iedul Fitri. Hari raya yang tak lengkap rasanya bila tidak ada Nastar, Sagu Keju, Putri Salju, Kaastengel dan lidah kucing. Semua varian kue kering yang menjadi materi kelas ini.

Kelas dimulai dengan membuat adonan Kue kering Putri Salju. Lho, mengapa dia duluan yang dibuat? Iya, karena adonan kue kering puri salju relatif lembek. Siapapun yang belum tahu, pasti akan tergoda menambahkan tepung kedalam adonan. Padahal tidak boleh!. Bagaimana supaya bisa dibentuk? Masukkan saja dulu adonan kedalam kulkas selama kurang lebih 30 menit, niscaya akan mudah dibentuk. Itu sebabnya adonan dibuat terlebih dahulu, supaya waktu belajar lebih efisien. Sementara adonan dibekukan, kelas dapat lanjut dengan materi lainnya.

Nastar-pun dibuat kemudian. Setelah adonan jadi, setiap peserta praktek membentuk kue kering “wajib” lebaran ini. Tiga model diajarkan, yaitu Nastar klasik bulat, nastar bentuk daun dan nastar gulung. “perhatikan baik-baik cara memoles nastar agar tampil mengkilap!”, Fatmah Bahalwan yang saat itu menjadi instruktur menjelaskan secara detail. Menyusul kemudian dibuat Sagu Keju dan Kaastengel.

Aha, ibu May langsung menemukan jawaban mengapa kue kering sagu kejunya selama ini tak pernah sempurna. Rupanya karena tepung sagu tidak disangrai terlebih dahulu.

Sekarang giliran Lidah Kucing dibuat. Joice, tentu saja menjadi sangat serius memperhatikan step by step cara membuatnya. Berbeda dengan kue kering lain yang melarang proses mengocok margarin dan gula halus terlalu lama, pada proses pembuatan lidah kucing justru sebaliknya. Margarin dan gula halus harus dikocok sampai benar-benar pucat dan mengembang. Hal ini dimaksudkan agar saat dicetak cukup ukuran satu jari saja, dan mengembang saat dipanggang dalam oven. Bentuknya menjadi mirip lady fingel atau mirip Lidah Kucing beneran.

Wah, sekarang tahu deh kesalahannya dimana. Begitu ujar Joice sambil berbinar-binar. Kelas yang juga dipenuhi oleh para remaja yang memanfaatkan libur sekolah untuk belajar membuat kue jadi semakin ceria.

Siapa hari ini yang tidak puasa? Beberapa peserta kursus angkat tangan. Oke, kalian bagian cicip ya!. Bagaimana rasanya? Sungguh ini enak banget ibu. Semua kue kering hari ini enaknya berkelas. Begitu kata mereka bersungguh-sungguh. Alhamdulillah. Semua hanya menggunakan Blue Band Master Original sebagai bahan baku utamanya. Lebih baik lagi bila menggunakan Blue Band Master Gold Margarine, dan bisa dicoba juga menggunakan Blue band Master Cake Margarine. Akan menghasilkan produk kue kering yang luar biasa dengan harga bersahabat. Itu sebabnya jangan ragu lagi, tentukan harga bersaing sebaik-baiknya, dan mari raih rejeki bulan Ramadhan dengan bisnis kue kering. Tak ada lagi kata gagal bukan?!. Semangat semua ya.(fb)

 

Kursus NCC didukung penuh oleh Blue Band Master www.ufs.com

Read More →