Tumpeng merupakan sajian khas untuk masyarakat Indonesia terutama masyarakat Jawa-Bali. Kehadiran Tumpeng hampir merupakan kewajiban untuk acara syukuran, rasanya kurang ‘afdol’ tanpa kehadiran tumpukan nasi yang mengerucut keatas ini. Umumnya kehadiran Tumpeng hadir untuk upacara adat yang berhubungan dengan daur kehidupan manusia baik acara bahagia maupun kesedihan, Tumpeng beserta lauknya akan selalu ada.

Nah, jadi gak heran deh kalo kursus tumpeng di NCC selalu rame. Apalagi menjelang 17 Agustus-an. Biasanya kan bakalan banyak perlombaan membuat dan menghias Tumpeng tuh. Persiapan belajar dari sekarang donk, supaya menang 🙂

Kursus Tumpeng di NCC selain mengajarkan tentang bagaimana membuat dan menghias Tumpeng, membuat garnish/hiasan dari mentimun, wortel, cabe merah dan sawi putih, para peserta dibekali pula dengan sedikit filosofi tentang Tumpeng. Jadi biar merasuk sukma gitu!

Kerucut = Penting!

Nasi yang berbentuk kerucut ini biasanya ditata dalam wadah ‘Tampah’ beralas daun yang dihias cantik dengan menggunakan daun pisang. Alas Tumpeng juga dapat menggunakan styrofoam yang dialasi dengan daun dan kacang panjang sebagai pagarnya.

Tumpeng adalah tumpukan nasi yang berbentuk kerucut, menjulang ke atas. Bentuk ini menyimpan makna harapan agar kehidupan kita pun semakin “naik” dan “tinggi”. Karena itulah bentuk kerucut tetap harus dipertahankan dan tidak diubah dalam bentuk lain, sekalipun mungkin menjadi indah dipandang dalam bentuk baru seperti bentuk “stupa” atasnya pun tetap dibuat mengerucut.

Tumpeng juga merupakan simbol ekosistem kehidupan dan kerucut nasi yang menjulang tinggi juga melambangkan keagungan Tuhan Yang Maha Pencipta alam beserta isinya. Sedang aneka lauk pauk dan sayuran merupakan simbol dari isi alam ini.

tumpenglengkap

Warna Nasi

Dahulunya Tumpeng selalu hadir dalam warna putih, tetapi dengan perkembangan zaman mulai di modifikasi dengan berbagai warna, seperti kuning, merah ,orange, dan lain-lain. Sebaiknya pewarnaan nasi dengan pewarnaan alami misalnya kuning dari kunyit, hijau dari kombinasi daun pandan dan daun suji, jingga dari wortel, merah dari bit, angkak atau beras merah, dan lain-lain. Pewarnaan Tumpeng ini sebenarnya sedikit menghilangkan makna sakral yang ada di dalam Tumpeng, tapi sekarang ini Tumpeng hanya hadir menjadi pelengkap acara saja. Jadi tidak memperhatikan makna atau filosofi daripada Tumpeng itu sendiri.

“Tumpeng sekarang sudah dimodifikasi dengan berbagai warna dan rasa seperti Tumpeng nasi uduk, Tumpeng nasi goreng dan lain sebagainya,” kata Bu Guru Fatmah Bahalwan di sela-sela kursus.

“Tapi bila ada yang pesan Tumpeng dan itu untuk acara yang bersifat sakral seperti pindah rumah, kelahiran, kematian, sarankan untuk Tumpeng dengan nasi putih. Karena bila menggunakan warna lain seperti nasi kuning, filosofi dari Tumpeng sudah tidak ada lagi.”

tumpenglauk

Laut, Darat, Alam Semesta

Tumpeng beserta lauk-pauk nya merupakan satu kesatuan yang mempunyai arti yang sangat mendalam. Lauk pauk di dalam tumpeng biasanya mewakili semua yang ada di alam ini.

“Tidak hanya nasi tumpeng yang mempunyai makna, tetapi lauk pauk yang menyertainya pun mengandung makna yang kuat. Untuk lauk pauk sebenarnya sudah ada ketentuan, paling tidak harus mewakili laut, darat dan sayur mayur,” lanjut mbak Fat.

Ayam dan Daging Sapi biasanya merupakan yang mewakili hewan darat. Biasanya dalam tumpeng kuning, ayam dibuat ayam goreng kuning.

Sementara dalam Tumpeng putih, dibuat ayam ingkung (ayam utuh yang dibakar). Kini ayam bisa dibuat lebih bervariasi. Misalnya, ayam gorengnya bisa diganti ayam isi, rolade ayam, atau rendang ayam. Bisa juga hanya hati ayamnya yang diambil lantas dibuat sambal goreng hati.

Kadang hewan darat tidak diambil dari ayam, tetapi sapi. Misalnya dibuat sambal goreng kreni. Ikan sudah bisa dipastikan mewakili hewan air. Sebetulnya yang harus menyertai tumpeng adalah ikan lele. Karena hewan ini melambangkan kerendahan hati sesuai dengan kebiasaan hidup ikan lele yang selalu berenang di dasar sungai. Kebiasaan hidup lele juga diharapkan akan diterapkan dalam kehidupan karier kita, yakni agar tidak sungkan meniti karier dari bawah. Ikan lele sering kali diganti orang dengan jenis ikan lainnya. Misalnya, bandeng. Melalui hidangan ini orang berharap rezekinya selalu bertambah seperti duri ikan bandeng yang jumlahnya tak terbatas itu.

Kadang hewan air hanya diwakili oleh ikan teri dalam bentuk rempeyek atau ikan petek yang digoreng dalam balutan tepung. Keduanya melambangkan kerukunan. Ingatlah jenis ikan ini yang hidupnya selalu bergerombol.

Telur biasanya dibuat dadar atau pindang. Sebetulnya telur dalam tumpeng harus hadir utuh bersama kulitnya karena kulit telur, putih telur, dan kuning telur melambangkan tindakan yang harus kita lakukan dalam kehidupan yakni menyusun rencana dengan baik, bekerja sesuai rencana, dan mengevaluasi hasilnya demi kesempurnaan. Namun demi kepraktisan, kalaupun telur hadir utuh (bukan didadar), selalu sudah terkupas dan dipotong dua.

Urap sayuran mewakili tumbuhan darat. Jenis sayurnya tidak dipilih begitu saja karena tiap sayur juga mengandung perlambang tertentu. Sayuran yang harus ada adalah:

Kangkung
Sayur ini bisa tumbuh di air dan di darat. Begitu juga yang diharapkan pada manusia yang harus sanggup hidup di mana saja dan dalam kondisi apa pun.

Bayam
Sayur ini melambangkan kehidupan yang ayem tenterem (aman dan damai).
Taoge, Di dalam sayur kecil ini terkandung makna kreativitas tinggi. Hanya seseorang yang kreativitasnya tinggi, bisa berhasil dalam hidupnya.

Kacang Panjang
Kacang panjang harus hadir utuh, tanpa dipotong. Maksudnya agar manusia pun selalu berpikir panjang sebelum bertindak, selain sebagai perlambang umur panjang. Kacang panjang utuh umumnya tidak dibuat hidangan, tetapi hadir sebagai hiasan yang mengeliling tumpeng atau ditempelkan pada badan kerucut.

Lauk Lain
Karena tumpeng yang bermakna tadi biasanya juga untuk disuguhkan, maka lauk-lauk di atas masih dilengkapi dengan hidangan lain. Misalnya, perkedel, tahu dan tempe bacem, dan keringan (seperti kering tempe, kering kentang, atau kering dendeng). Urapan pun dibuat lebih komplet. Tentu saja penambahan ini sah-sah saja, yang penting makna dari Tumpeng di atas sudah dipenuhi.

Tetapi sekarang tidak semua lauk-pauk lengkap hadir, kalaupun lengkap hanya bahan utamanya saja yang ada, masakannya sudah disesuaikan dengan selera si penyelenggara upacara.

Meskipun begitu, ada baiknya setiap kali menyediakan Tumpeng, Anda tidak menghilangkan bahan-bahan bermakna. Bukankah Tumpeng hadir bukan sekadar suguhan masakan?

(Disusun dari berbagai sumber)
Photo by Riana Ambarsari for Dupont

Related post: Instruksi Step-By-Step Membuat Tumpeng

Informasi tambahan:

Jenis Tumpeng

  • Tumpeng Robyong
    Tumpeng ini biasanya untuk upacara siraman pada perkawinan adat Jawa, Tumpeng ini diletakkan dalam bakul dengan aneka sayuran. Bagian puncak diberi telur ayam, bawang merah, terasi, dan cabai. Di dalam bakul, selain nasi terdapat juga urap, gereh petek, dan telur ayam rebus.
  • Tumpeng Nujuh Bulan
    Tumpeng ini untuk syukuran kehamilan di usia tujuh bulan. Diatas tampah yang dialasi dengan daun, Tupeng nasi putih di letakkan di tengah dan dikelilingi oleh enam Tupeng kecil-kecil. Selain nasi telor rebus, sayuran dan lauk yang lain menyertai.
  • Tumpeng Pungkur
    Tumpeng ini ada dalam upacara kematian pria atau wanita lajang/belum menikah, saat jenasah akan diberangkatkan. Isinya hanya nasi putih yang dihias sayuran di sekeliling tubuh tumpeng. Tumpeng kemudian dipotong vertikal dan diletakkan saling membelakangi.
  • Tumpeng Putih
    Tumpeng putih biasanya untuk acara sakral karena warna putih melambangkan kesucian, tapi juga tidak berbeda jauh dengan tumpeng kuning sebab sebetulnya tumpeng kuning merupakan modifikasi dari tumpeng putih. Cuma saja, biasanya tumpeng putih tidak memakai ayam goreng, tetapi ayam ingkung yang kadang disertai bumbu areh. Tumpeng putih juga memakai tahu dan tempe bacem, dan gereh petek.
  • Tumpeng Nasi Kuning
    Isinya tak beda jauh dengan ketentuan Tumpeng pada umumnya, tetapi biasanya ditambahkan perkedel, kering-keringan, abon, irisan ketimun, dan dadar rawis. Warna kuning mengandung arti kekayaan dan moral yang luhur, oleh karenanya Tumpeng ini biasa digunakan untuk acara kebahagiaan seperti kelahiran, ulang tahun, khitanan, pertunangan, perkawinan, syukuran dan upacara tolak bala.
  • Tumpeng Nasi Uduk
    Ini adalah tumpeng nasi gurih yang disertai ayam ingkung bumbu areh, lalapan, rambak goreng, dan gorengan kedele hitam. Biasanya digunakan untuk peringatan Maulud Nabi. Disebut juga Tumpeng Tasyakuran.
  • Tumpeng Seremonial/Tumpeng Modifikasi
    Tumpeng ini bisa dibilang ‘Tumpeng suka-suka’, karena untuk Tumpeng yang ini tidak memperhatikan arti filosofi yang terkandung dalam Tumpeng. Biasanya Tumpeng ini menggunakan Nasi kuning, Nasi goreng dan nasi warna yang lain. untuk lauk pauknya menurut selera kita sendiri.

Tips

  • Untuk memudahkan dalam membentuk nasi tumpeng, sebaiknya campur nasi dan ketan. Campuran ini menjadikan nasi lebih mudah dibentuk dan memiliki daya lekat yang lebih baik serta tahan lama.
  • Membeli Kacang panjang sebaiknya satu hari sebelum hari akan merangkai Tumpeng, supaya kacang panjang agak lemas/layu supaya tidak mudah patah.
  • Daun Pisang untuk alas dan hiasan baiknya menggunakan daun pisang batu, karena tidak mudah sobek.

 

 

Read More →

Ikut merayakan hari ulang tahun Kemerdekaan RI, bagaimana caranya ya? Bikin pudding merah putih saja! Merdeka!

Agar-agar Merah Putih

by Fatmah Bahalwan

Bahan A:

1 bks    agar-agar warna putih
600 ml  susu cair
100 gr   gula pasir
1 sdt     vanilli

Bahan B:

1 bks    agar-agar warna merah
600 ml  air
100 gr   gula pasir
2 tetes  pewarna merah

Cara membuatnya:

  1. Siapkan cetakan agar-agar bentuk tabung, basahi air, sisihkan.
  2. Masak bahan A hingga mendidih, sisihkan.
  3. Masak bahan B hingga mendidih, sisihkan.
  4. Tuang 1 sendok sayur adonan B kedalam cetakan, biarkan hingga bagian atasnya membeku tapi belum kencang seluruhnya, lalu tuang diatasnya adonan A.
  5. Bila menghendaki banyak lapisan, lakukan pengisian adonan berselang-seling hingga adonan habis.
  6. Bekukan dalam lemari es.

 

Tips:

Agar sisa adonan yang menunggu tidak segera membeku, rendam mangkuknya di air panas. Sementara loyang pudding yang sedang dilapis direndam di air es sehingga cepat membeku.

 

 

Read More →

Ingin siomay tampil beda? Coba deh, beri kejutan telur puyuh ditengahnya. Pasti akan menambah selera makan keluarga anda.

Siomay Udang Telur Puyuh

Bahan:

Kulit siomay siap pakai
250 gr  daging ayam cincang
250 gr  udang cincang
100 gr  rebung, rebus, cincang
5 bh     jamur kuping segar, cincang
25 bh   telur puyuh matang, kupas

Bumbu:

1 sdt     kaldu bubuk
1 sdt     garam
1 sdt     gula
1 sdt     minyak wijen
½ sdt    lada
1 btr     putih telur
2 sdt     maizena.

Bahan Hiasan: 

Kacang polong

Cara membuat:

  1. Campur daging ayam, udang cincang, rebung dan jamur menjadi satu dan beri bumbu lengkap, aduk rata. Tambahkan maizena, aduk rata.
  2. Ambil satu lembar kulit siomay, beri 1 sendok makan adonan ayam udang, taruh satu butir telur puyuh di tengahnya.
  3. Bentuk menjadi seperti kantung siomay, hias dengan satu butir kacang polong. Lakukan hingga semua adonan habis.
  4. Kukus 25 menit atau hingga matang. Angkat. Sajikan dengan sambal botol.

 

 

Read More →

Ingat ya, tulisan yang benar adalah COKELAT, bukan COKLAT. Cokelat = chocolate, coklat = brown. Hayuukkkk, segera dieksekusi!

Tahukah anda? menguasai dua resep semprit saja sebetulnya anda telah menguasai banyak resep. Karena dari resep ini anda bisa modifikasi menjadi beragam rasa kue kering lain. Misalnya dicampur kacang mede, corn flake dan lain-lain. Cihuiiyyy, ceriakan lebaran dan semangat menambah varian jenis kue kering jualan kita dengan selera jadul yang tidak lekang oleh waktu.. *langsung menerawang inget masa kecil*

Semprit Cokelat

By Fatmah Bahalwan

Bahan:

300 gr margarin
350 gr tepung terigu protein rendah
50 gr cokelat bubuk
2 butir kuning telur
200 gr gula halus
1 sdt vanilla

Bahan tambahan:

Chocolate chips

Cara membuat:

  1. Kocok mentega dan gula bubuk sampai lembut.
  2. Masukkan kuning telur satu persatu, kocok lagi sampai tercampur rata.
  3. Masukkan terigu, coklat bubuk dan vanilla yg sudah diayak, aduk rata.
  4. Masukkan adonan kedalam plastik segitiga, cetak menggunakan spuit bintang nomor 4B. Beri hiasan chocolate chips ditengahnya.
  5. Panggang dengan suhu 140 derajat Celsius  selama kurang lebih 30 menit atau sampai matang dan renyah.
  6. Menghasilkan 2,5 toples ukuran 500gr.

Bravo semprit jadul *kalem*

 

Read More →

Tahukah anda? menguasai dua resep semprit saja sebetulnya anda telah menguasai banyak resep. Karena dari resep ini anda bisa modifikasi menjadi beragam rasa kue kering lain. Misalnya dicampur kacang mede, corn flake dan lain-lain. Cihuiiyyy, ceriakan lebaran dan semangat menambah varian jenis kue kering jualan kita dengan selera jadul yang tidak lekang oleh waktu.. *langsung menerawang inget masa kecil*

Semprit Jadoel alias Semprit Dahlia

By Fatmah Bahalwan

Bahan:

300 gr margarin
75 gr mentega
250gr gula halus
3 btr kuning telur
500gr tepung terigu
1 sdm tepung maizena
1 sdm susu bubuk
200 gr selai strawberry

Cara membuatnya:

  1. Kocok gula dan telur sampai pucat, tambahkan margarin dan mentega, kocok lagi sampai pucat. Matikan mikser. Masukkan terigu, maizena dan susu bubuk, aduk rata.
  2. Masukkan adonan kedalam plastik segitiga. Pasang spuit nomor 1B. Sempritkan pada loyang kue kering yg sudah dipoles mentega.
  3. Semprotkan sedikit selai dibagian tengah hingga menyerupai bunga.
  4. Panggang dalam oven suhu 160 derajat Celsius, selama kurang lebih 30 menit atau hingga matang dan renyah.

 

Read More →

Masih ingat pisang kepok kan? Dibuat campuran Sarikaya ternyata enak sekali lho, legitnya terasa sekali. Membuatnya mudah pula, mirip seperti membuat pudding karamel, tapi pakai santan dan gula jawa.

Sarikaya Pisang Kepok

by Fatmah Bahalwan

Bahan:

5 bh      pisang kepok, iris tipis melintang
125 gr   gula jawa
25 gr     gula pasir
100 ml  air
4 btr      telur
250 ml  santan kental
2 lbr      daun pandan, sobek-sobek
4 cm     kayu manis
½ sdt    garam

Cara membuatnya:

  1. Masak air, gula merah, dan gula pasir hingga mendidih dan gula larut, angkat, saring, dinginkan.
  2. Kocok telur dan santan hingga tercampur rata, tuangi air gula jawa sedikit demi sedikit sambil terus diaduk rata.
  3. Susun pisang kepok dalam pinggan tahan panas, siram dengan adonan santan telur. Selipkan kayu manis dan daun pandan.
  4. Kukus dalam dandang selama kurang lebih 60 menit. Angkat, dinginkan.

 

Read More →

Sebagian orang mengudap tape ketan ini bersama emping melinjo, sebagian lain mengudapnya bersama kacang mede goreng, sementara orang lain lagi lebih suka mengudapnya begitu saja. Bahkan dibuat campuran minuman hangat ataupun dingin, tape ketan cocok saja. Dibuat campuran pudding sekalipun, tetap lezat. Hmmm, semuanya enak. Anda punya cara tersendiri menikmati tape ketan? Membuatnya tak sesulit mikirin negara , coba deh!

Tape Ketan Hijau

by Fatmah Bahalwan

Bahan:

500 gr  beras ketan
1 ltr      air
2 sdm   pasta pandan
400 ml  air
3 bh     ragi tape bulat
5 sdm   gula pasir

Cara membuat:

  1. Cuci beras ketan hingga bersih, rendam dalam campuran 1 liter air dan pandan pasta semalaman. Tiriskan. Kukus hingga panas kepul-kepul.
  2. Sementara itu didihkan 400 ml air, siram-siram kedalam ketan kukus yang masih panas, aduk rata. Kukus kembali 15 menit, angkat, dinginkan hingga betul-betul dingin.
  3. Haluskan ragi tape.
  4. Susun ketan hijau dalam wadah, taburi ragi tipis-tipis, taburi gula pasir, timpa lagi dengan ketan, taburi lagi dengan ragi dan gula. Tutup rapat, biarkan selama 3 hari.

 

Read More →

Masak ikan cara mudah? Ini dia pilihannya. Bilang saja dipasar, “Bang, bersihkan sekalian ya ikannya!” Lalu muter sebentar belanja bahan lainnya, dijamin sampai rumah sekejap jadi deh masakannya 🙂

Gurame Bumbu Acar

Fatmah Bahalwan

Bahan:

1 ekor ikan gurame ukuran sedang
1 sdt garam
1 sdt kunyit halus
1 sdm air jeruk nipis
Minyak untuk menggoreng

Bahan Acar:

1 bh wortel, potong kecil panjang
1 bh, ketimun, buang biji, potong-potong
10 bh cabe rawit merah
10 bh bawang merah kecil, belah dua
3 sdm air jeruk nipis
1 sdm gula
50 ml air matang

Bumbu, haluskan:

5 buah kemiri
1 ruas kunyit
3 bh bawang putih
1 sdt garam
5 sdm minyak untuk menumis.

Cara membuatnya:

  1. Bersihkan ikan gurame, lumuri dengan garam, kunyit halus dan air jeruk nipis. Diamkan 15 menit. Goreng hingga matang dan garing. Angkat. Taruh dalam piring lonjong.
  2. Panas 5 sdm minyak, tumis bumbu halus hingga harum. Masukkan potongan wortel, dan ketimun, aduk rata. Masukkan cabe rawit dan bawang merah aduk rata.
  3. Beri gula dan air matang, aduk. Terakhir tuangi air jeruk nipis. Aduk rata. Angkat.
  4. Siramkan acara diatas ikan goreng. Sajikan.
Read More →

Bicara bluder, langsung kepikir pasti ini roti super lembut dengan kandungan kuning telur super banyak. Eits, percaya gak kalau bluder juga bisa dibuat ekonomis? Tanpa telur, tapi tetap lembuuuut.. Pokoknya gak akan nyangka kalau bluder ini dibuat tanpa telur. Coba sendiri donk biar percaya, yuk? 🙂

Bloeder Ekonomis

By Fatmah Bahalwan

Bahan A (biang):

500 gr  Tepung terigu protein tinggi
5 gr      ragi instan
50 gr    gula pasir
310 gr  air es

Bahan B:

750 gr  terigu protein tinggi
120 gr  susu bubuk full cream
3 gr      bread improver

Bahan C:

250 gram kentang kukus/rebus, haluskan
265 gr  gula pasir
14 gr    ragi instan
1 sdt    vanilli
200 gr  air es + 50 gr es batu serut

Bahan D:

220 gr  margarine dingin
80 gr    butter dingin
16 gr    garam
50 gr    santan siap pakai

Cara membuatnya:

  1. Aduk bahan A (biang) dengan kecepatan medium sampai tercampur rata. Tutup mangkuk dengan plastik lengket, diamkan 90 menit di suhu ruang, lanjut 90 menit lagi dikulkas.
  2. Campurkan adonan A dengan bahan B dan C, aduk sampai bergumpal-gumpal, masukkan bahan D, uleni sampai kalis. Tutup mangkuk dengan plastik lengket, diamkan 30 menit.
  3. Timbang potong adonan @60gr, bulatkan, masukkan kedalam cetakan bloeder yg telah dialas cup cases.
  4. Diamkan selama 2 jam, panggang dengan suhu oven 180 derajat Celsius kurang lebih 20 menit atau hingga matang: permukaan roti membal, berwarna keemasan dan terasa ringan ketika diangkat.

 

Read More →

Kalau tidak ada bumbu gule siap pakai, ganti dengan 1 sendok teh bumbu kari. Masakan khas Jogya ini, kata orang Semarang khas Semarang, tapi orang Solo selalu meyakinkan bahwa ini asli masakan mereka. Nggak perlu ikut pusing, kita nikmati saja yuk !

Tongseng

Fatmah Bahalwan

Bahan:

1 kg         daging kambing dengan tulang
5 sdm       minyak untuk menumis
1 1/2 liter air, untuk merebus
500 ml santan kental

Bumbu halus:

2 sdm      ketumbar, sangrai
10 bh      bawang merah
6 bh        bawang putih
1 sdt       jintan
½ sdt      biji pala
1 sdt       garam

Bumbu lain:

6 lbr        daun jeruk purut
2 lbr        daun salam
1 btng     sereh, memarkan
1 bungkus bumbu gulai siap pakai
6 sdm      kecap manis
5 lbr        daun kol
2 bh        tomat, belah 4

Cara membuatnya:

  1. Panaskan minyak goreng, tumis bumbu halus dan bumbu gulai hingga wangi. Masukkan daging kambing, aduk-aduk hingga terlumuri bumbu dan daging berubah warna. Masukkan daun jeruk, daun salam dan sereh, aduk rata. Tuang air, masak terus hingga mendidih dan daging empuk. Tambahkan santan dan kecap, aduk dan masak hingga mendidih.
  2. Menjelang diangkat, masukkan kol yg sudah dipotong kasar dan tomat. Tutup wajan sebentar. Angkat.

 

Read More →