Lebaran memang masih beberapa bulan lagi, tetapi belajar Kue Kering Klasik mulai dari sekarang merupakan waktu tepat.  Tepat untuk mencoba di rumah setelah kursus dan tepat untuk promo berjualan di hari Lebaran nanti. Nastar, Sagu Keju, Kaastengel, Puteri Salju dan Lidah Kucing hampir selalu ada di meja rumah kita untuk menyambut datangnya Lebaran. Yang lebih penting menyambut datangnya pengusaha rumahan baru.

Di dalam kursus ini, peserta diajarkan mulai dari mengenal bahan, cara membuatnya sampai dengan tips-tips agar kue kering yang kita dapatnya menjadi cantik, renyah dan layak jual. Bagaimana membuat nastar yang tidak pecah dan mengoles nastar agar tampilannya cantik saat ditata di toples, Sagu keju yang krenyes-krenyes, sampai membuat Lidah kucing yang renyah menggoda.  Ngga cuma ituloh…peserta diajarkan juga cara memanggang kue kering agar didapat kue kering yang matang sempurna.

klasik-matnad-5 klasik-matnad-2

Kukis klasik ini menjadi istimewa dengan menggunakan Blue Band Master Gold Margarine. Margarin ini mengandung 30% butter menjadikan kukis terasa gurih dan beraroma butter, cihuy ngga sih! Jadi ngga perlu pusing menentukan harga saat bahan baku mulai melambung tinggi. Gunakan saja Blue Band Master Gold Margarine ini.  Yuk ikutan kursus ini.

Kursus NCC didukung penuh oleh Blue Band Master www.ufs.com

Read More →

Jika ada kelas yang ‘seperti’ memanggil para member lama untuk datang kembali ke markas NCC (Natural Cooking Club), maka jawabannya adalah kelas Indonesian Batik Roll Cake. Mengapa? Selain karena unik, membuat penasaran siapapun yang melihat fotonya, juga merupakan materi baru, sehingga bisa dijadikan alasan untuk melampiaskan rindu makan soto Matraman. Dan entahlah kenapa, batik membuat setiap warga negara Indonesia tergugah rasa nasionalismenya.

feature3 feature2

adonan2 adonan1

rollcake4

Dan Jika ada kelas yang baru lewat dua minggu, ada peserta yang ingin ikut kelasnya lagi, rela bayar lagi, kelas apa lagi kalau bukan Kelas Indonesian Batik Roll Cake. Sungguh luar biasa kelas ini. Seru dan sangat mengundang setiap orang untuk mengikutinya lagi dan lagi.

Kelas dimulai dengan teori membuat cake berlapis yang bisa dikukus maupun dipanggang.

“Ibu-ibu jangan lupa, kalau dikukus, warna motif batik yang dihasilkan bisa keluar lebih tajam,” begitu diterangkan di awal kelas.

Mulailah para peserta sibuk memilih motif batik yang diinginkan. Kawung, parang, parang rusak, mega mendung, sampai motif batik daster yang tidak ada namanya. “Wooiiyyy, ini seperti daster nenek gue jaduuul,” riang gembira para peserta menyiapkan motif yang diinginkan, kemudian menyiapkan warna-warni adonan untuk membuat motif batik.

Setelah itu apa yang terjadi? Ruang kelas menjadi hening. Peserta serius membatik serapi mungkin. Jika bingung menentukan warna, maka Ipad-pun bicara, buka google langsung terpampang aneka contekan warna batik. Yak, dipilih-dipilih…

rollcake3 rollcake2

rollcake1 rollcakefeat

Selesai menggambar, menyusul kesibukan berikutnya: menuang adonan bolu gulung dan mengukusnya. Cukup 15 menit saja bolu sudah matang, lanjut dengan pelajaran penutup yang sudah dinanti-nanti: menggulung bolu. Saatnya peserta berani unjuk gigi.

“Aku bisa gulung sendiri!” Begitu Indah Murvida memulai.

Wowww, berhasil! Disusul peserta lainnya yang tak mau ketinggalan ikut menggulung bolunya masing-masing.

“Aku mau digulungin saja Bu Guru!” Ahahaaa, baiklah.., barangsiapa tidak berani menggulung bolu, come to mama! 😀

Janganlah khawatir, menggulung bolu harus penuh percaya diri, berani, jangan takut-takut, kata Pak Tino Sidin.

“Tugas kita hanya menekuk ujung cake sedikit dengan bantuan kertas roti alasnya, kemudian tarik kertas roti ke depan dengan cepat, maka.. voilaaa! Bolu akan tergulung dengan sendirinya! Bolu gulung yang sangat lembut dan lentur, “nurut” ketika digulung, salah satunya karena menggunakan Blue Band Master Cake Margarine sebagai bahan bakunya.

Peserta pulang membawa hasil karya masing-masing dan bahkan banyak yang langsung jualan. Masya Allah, laris manis, sukses semua, aamiin.. (fb)

feature4 feature5

ramerame2

Hihihi.. belum pada siaapp..

feature1

nah,.. akhirnya 🙂

Kursus NCC didukung penuh oleh Blue Band Master

Read More →

Tiba-tiba saya sangat bersemangat sekali menemukan ketrampilan baru ini. Membatik diatas kue! Waaahhh, sungguh sebuah tantangan tersendiri. Menggambar kartun sudah biasa, tapi ini BATIK. What a wonderful thing. Membatik itu sangat rumit jendral, apalagi ini diaplikasikan diatas cake, kemudian diroll alias digulung, persis seperti menggulung kain batik. Aaahhhh, sungguh sangat menantang. Energi sangat bergejolak untuk mengerjakannya segera. Ingat, segera!

20141104_114624_Fotor_Collage

Ayo kursusssss! Maka jadilah kelas yang sangat seru. Gurunya lebih bersemangat lagi, selain memanfaatkan motif batik yang bisa dengan mudah didapat lewat Google, nambah lagi dengan menjiplak langsung baju batik yang ada dirumah. Eeehhh, belum puas, bikin motif batik sendiri lagi, judulnya batik kontemporer. Soale sekali mbatik, susah lagi disuruh mengulang motif yang sama.

20141104_124633 20141104_143701

20141104_134746 Saking semangatnya, kelas diatur sedemikian rupa, setiap peserta kursus harus memilih motif atau warna batik yang berbeda. Jadilah, ada Parang, Kawung, Parang rusak, Kawung beragam, Mega Mendung Cirebonan, batik Madura, batik Kalimantan, sampai batik bunga-bunga yang tidak tahu  motif daerah mana di Indonesia. Mengingat begitu banyaknya motif batik yang ada dinegeri kita ini.

Kelasnya pakai dress code, lho. Pakai baju batik jugaaa, seru deh.

Membatik selesai, terus bagaimana dengan roll cakenya? Ah, itu urusan mudah. Manfaatkan resep bolu gulung kukus atau panggang apa saja sesuai selera, asal menggunakan Blue Band Master Cake Margarine sebagai salah satu bahan utamanya, maka jadipun Indonesian Batik Roll Cake nan anggun dan lezat. Ayooo, jualan! Lho, koq jualan? Hehehe, iya dong biar semua orang diseluruh dunia merasakan sensasi nikmatnya makan Batik Roll Cake Indonesia. (fb)

Kursus NCC didukung penuh oleh Blue Band Master

20141104_113954

Read More →

Risol yg ini bukan Risoles hehehe, soale biasa disebut Risol Soto Mie atawa Risol Kampung. Tapi rasanya enak lho, buat cemilan atau buat pelengkap makan Soto Mie.

Risol Kampung

Bahan kulit:

250 gr tepung terigu protein sedang
2 btr telur
1 sdt garam halus
500 ml air

Cara membuat kulit risol:

  1. Dalam wadah, campur tepung, garam dan telur, aduk rata. Tuangi air sedikit demi sedikit sambil tetap diaduk rata, hingga menjadi adonan cair. Saring. Diamkan 15 menit.
  2. Buat dadar tipis-tipis menggunakan wajan anti lengket diametr 18 cm. Sisihkan

Bahan Isi:

250 gr bihun, rendam, tiriskan
1 buah wortel, serut
1 batang daun bawang, rajang
50 ml minyak goreng

Bumbu, haluskan:

3 bh bawang putih
½ sdt lada halus
1 sdt garam
1 ruas kecil, kunyit
1 sdt kaldu bubuk

Cara membuat isi:

  1. Panaskan minyak goreng, tumis bumbu halus hingga harum. Kecilkan api, masukkan bihun, aduk hingga rata.
  2. Masukkan wortel dan daun bawang. Aduk rata. Angkat.

Penyelesaian:

  1. Ambil satu lembar kulit, beri 1 sdm isi ditengahnya, lipat dan gulung seperti lumpia. Lakukan pada semua kulit.
  2. Goreng dalam minyak banyak hingga kuning kecoklatan. Angkat.
  3. Sajikan dengan pelengkap cabe rawit, atau sambel kacang. Bisa juga dijadikan pelengkap Soto Mie.
Read More →

Selain Risol Kampung, pastel kampung juga ada lho. Memangnya dari kampung mana? Hihihi, ini dari kampung Matraman dong. Kulit pastel yang renyah diisi oseng-oseng bihun (bihun apa mihun yaaa?? -ed.), persis seperti isi Risol Kampung, bukan Risoles Belanda lho ya, itu donk pake huruf -es di belakangnya *dibahas*. Ternyata jadinya sungguh enak menawan hati dan lidah. Kali ini kulitnya keren, margarin yg digunakan tidak perlu dilelehkan. Hasilnya? Kulit renyah nan kriuk. Nggak percaya kan? Cobain yuk!

PASTEL RENYAH ISI BIHUN

by Fatmah Bahalwan

Bahan kulit:

300 gr tepung terigu serbaguna
100 gr margarine
1 btr telur
75 ml air
1 sdt kaldu bubuk

Bahan Isi:

200gr bihun, rendam, tiriskan
3 sdm kecap manis
2 sdm wortel, parut kasar
1 btg daun bawang, iris halus
2 bh bawang putih, cincang
1 sdt garam
1 sdt gula pasir
¼ sdt lada halus
1 sdt kaldu bubuk
2 btr telur rebus, potong kecil

Cara membuatnya:

  1. Siapkan 500ml minyak goreng dalam wajan. Sisihkan.
  2. Kulit: aduk semua bahan menjadi satu, uleni hingga kalis. Potong timbang 25gr, bulatkan. Tata diatas loyang, tutup rapat. Istirahatkan 30 menit.
  3. Isi: Tuangi bihun dengan kecap, aduk hingga rata, sisihkan.
    Tumis bawang putih hingga harum, masukkan wortel aduk rata, masukkan bihun kecap dan daun bawang, aduk.
    Taburi garam, gula pasir, lada halus dan kaldu bubuk, aduk rata dan matang. Angkat.
  4. Penyelesaian:
    Ambil 1 bulatan bahan kulit, gilas tipis dengan rolling pin.
    Beri 1 sdm bahan isi, dan 1 potong telur rebus.
    lipat, tekan-tekan bagian pinggir sambungannya agar rapat kuat. Pulir bentuk pastel. Lakukan pada semua bulatan
    Panaskan minyak, goreng pastel hingga kuning kecoklatan. Angkat. Sajikan bersama cabe rawit.
Read More →

Ikon Oleh-Oleh Sukses di Medan

bolumeranti-3Nikmatnya Bolu Gulung Meranti seperti menyihir masyarakat dan pengunjung kota Medan. Nama Bolu Meranti yang populer telah menjadikannya sebagai daftar wajib kunjung bagi para pelancong yang datang ke kota Medan. Para pembeli pun rela mengantri panjang demi mendapatkan bolu gulung khas yang memiliki beberapa varian rasa ini. “Awalnya kami tidak pernah terpikir bisa menjadikan Bolu Meranti sebagai toko oleh-oleh khas Medan seperti ini,” tutur Rissa, putri kedua dari Ny. Ai Ling sang pendiri Bolu Meranti.

Inovasi Produk Bolu Gulung Berbagai Rasa

Sejak berdiri pada tahun 2005 lalu, banyak perkembangan yang terjadi pada usaha Bolu Meranti, terutama dalam hal inovasi variasi rasa. “Awal berdirinya kami hanya memiliki 4 varian rasa yaitu rasa keju, mocha, nanas, dan stroberi. Namun karena permintaan pasar yang meningkat pesat maka kami pun terus berinovasi hingga saat ini tersedia 15 rasa pilihan,” ujar Rissa.

bolumeranti-1

Tidak hanya bolu gulung, saat ini di gerai Bolu Meranti pun tersedia aneka produk pastry lain seperti kue sus, nastar, lapis legit, kue kering, pancake durian dan lain sebagainya. Sama dengan bolu gulung, beraneka resep kue-kue ini diolah dari Ny. Ai Ling yang mendapat respon yang positif dari masyarakat.

Kesuksesan Bolu Meranti dalam menggaet pelanggan yang rela mengantre menyebabkan hadirnya pesaing-pesaing yang berusaha mengekor kesuksesan Bolu Meranti.

“Sekarang ini bolu gulung mudah ditemukan di hampir setiap toko roti. Yang penting adalah kami mampu memberikan rasa yang khas, tekstur, serta aroma yang disukai para pelanggan dan menimbulkan kesan berbeda dibandingkan dengan produk lain,” ujar Rissa.

Hubungan Erat Dengan Unilever Food Solutions

bolumeranti-2“Dulu orang tua saya selalu membuatkan anak- anaknya bekal makanan ke sekolah yang biasanya menggunakan Blue Band. Tak heran sejak kami kecil rasa Blue Band sudah akrab di lidah kami. Rasa khas inilah yang kemudian dihadirkan dalam bolu gulung buatan Mama sehingga kami tidak pernah beralih ke merek margarin lain. Ini untuk menjaga konsistensi rasa dan aroma yang khas dari Bolu Meranti,” jelas Rissa.

Rissa juga mengakui hubungan yang terjalin dengan Unilever Food Solutions (UFS) merupakan sinergi. “Layanan dari UFS selama ini sangat baik. Jika kami mengajukan keluhan maka mereka cepat tanggap dan pasokan barang
tidak pernah terlambat. UFS pun membantu mengontrol persediaan stok barang di tempat kami. Jika ada program promosi maka kami selalu diinformasikan,” papar Rissa.

Selain margarin merek Blue Band Master, Rissa mengaku juga menggunakan produk UFS lainnya seperti mayones dengan merek Best Foods. Kepuasan atas kualitas produk dan layanan yang disediakan UFS membuat Bolu Meranti semakin sukses dalam meningkatkan usahanya sehingga menjadi ikon oleh-oleh yang sukses di kota Medan.

Kunci Sukses Bolu Meranti:

  • Memakai bahan baku berkualitas yang rasanya sudah akrab
  • Menjaga resep secara konsisten
  • Mengendalikan kualitas produk secara ketat
  • Melakukan penambahan variasi produk secara berkala
  • Menjaga hubungan baik dengan pemasok agar kualitas pasokan terjamin

Temukan lebih banyak inspirasi di www.UFS.com

 

 

Read More →

Penulis: Fatmah Bahalwan

Adakah investasi bisnis yang paling cepat kembali modal? Demikian sebuah pertanyaan disampaikan kepada saya oleh seorang wartawan tabloid kuliner. Dengan tangkas saya jawab, “Jualan lemper.”

Ada apa rupanya pada jualan lemper? Sebagaimana bisnis makanan lainnya, lemper dan snack adalah bisnis makanan yang paling mudah dan murah secara teknologi maupun permodalan. Kemungkinkan balik modalpun sangat pasti, cepat dengan tingkat keuntungan bagus.

Sering saya katakan dalam cerita yang menyelingi kursus-kursus di Natural Cooking Club (NCC), lemper banyak sekali kelasnya. Ada lemper harga Rp 500,-, ada lemper harga Rp 1.000,- ada lemper harga Rp 3.500,-, bahkan ada juga lemper yang harga jualnya Rp 8.500,-. Ajaibnya semua lemper dengan harga bertingkat ini laku keras sesuai dengan strata pasar yang dituju.

Bermodalkan beras ketan dan masakan abon daging sapi atau daging ayam sebagai isiannya. Peralatan yang diperlukan hanya panci dan kukusan saja. Pagi hari lemper dibuat, dijamin sore hari sudah berubah menjadi lembaran-lembaran rupiah. Bisnis apalagi lagi yang bisa balik modal demikian cepat? Hanya butuh waktu beberapa jam saja.

Lalu masih adakah alasan kita untuk malas melakukan bisnis makanan? Ayo ah, semangat. (fb)

Read More →

Orang jawa menyebutnya Rujak Degan. Degan dalam bahasa Jawa artinya kelapa muda. Minuman segar ini menjadi khas rasanya karena sirupnya yang unik.

 

Es Kelapa Gula Jawa

By Fatmah Bahalwan

Bahan:

1 btr         kelapa muda
100 ml    syrup gula jawa

Cara membuatnya:

  1. Keruk daging kelapa muda, taruh dalam wadah bersama air kelapanya.
  2. Beri sirup gula jawa. Sajikan bersama es batu sesuai selera.

 

Syrup Gula Jawa

Bahan:

200 gr  gula jawa/gula merah

200 ml air

Cara membuatnya:

  • Rebus semua bahan hingga gula jawa larut. Saring. Dinginkan
Read More →

Jika kemarin ada hiruk pikuk bisnis kue kering klasik untuk lebaran, pasti tidak kurang karena peran ibu-ibu funky yang rajin belajar ini.

Pada kelas-kelas kue kering klasik Natural Cooking Club yang tak pernah sepi, pembahasannya sangat lengkap. Kelas dimulai dengan pengenalan bahan baku yang paling pas digunakan pada pembuatan kue kering. Mengingat harga butter semakin melangit, maka pilihan paling tepat adalah menggunakan Blue Band Master Gold Margarine. Margarin ini sudah mengandung 30% butter, sehingga tidak perlu lagi ambil kalkulator untuk berhitung berapa harus menaikkan harga jual kue kering lebaran. Tapi kalkulator kali ini diperlukan untuk menghitung berapa banyak keuntungan bisa dikantungi, cihuy! Mengapa? Karena meski ada kandungan butternya, harga Blue Band Master Gold Magarine masih lebih ekonomis dibandingkan dengan butter.

Menjadi sangat menyenangkan ketika belajar sambil membayangkan keuntungan yang bakal didapat secara ‘segera’. Mulai dari kue kering Puteri Salju, Nastar, Sagu Keju, Kaastengel dan Lidah Kucing, semua dibuat dengan metode yang sangat praktis. Sehingga siapapun dapat membuatnya meskipun baru saja lulus jadi mantu (*mimin daftar ikutan testnya* –ed.).

kuker-fatmah-collage

Jadi jangan heran, bila bisnis kue lebaran akan nyambung terus sampai pasca lebaran, menuju hari-hari raya berikutnya. Kalau nggak ada hari raya apakah bisa bisnis kue kering? Tentu saja bisa. Kita buat saja hari raya berikutnya, misalnya hari Senin adalah hari raya untuk pekerja hari pertama. Hari Selasa adalah hari raya kedua, dan seterusnya sampai hari Jum’at adalah hari raya menutup minggu kerja. Horeee, semua hari adalah hari raya untuk para pelaku bisnis kue!

Tetap semangat! (fb)

Kursus NCC didukung penuh oleh Blue Band Master

Read More →

Penulis: Fatmah Bahalwan

Ada sebuah hidangan sayur-mayur yang sangat terkenal didunia dari Indonesia, apa lagi kalau bukan Gado-Gado. Meskipun racikannya lengkap sayuran dan karbohidrat, gado-gado masih masuk kedalam jajaran lauk-pauk khas Indonesia. Paling tidak ada tiga macam sayuran yang disajikan pada Gado-Gado, yaitu Kangkung, Bayam dan Tauge. Saus kacang sebagai pelengkapnya, biasa disajikan cair. Sementara kandungan karbohidrat terwakili oleh kentang, lontong ataupun ketupat. Telur rebus atau telur ceplok juga menjadi pelengkap yang lebih mewah.

Gado-gado yang lengkap akan menyajikan sayuran Kangkung, Bayam, Tauge, Kacang panjang, Kol, dan seringkali wortel yang diiris seperti batang korek api.

Dibeberapa daerah gado-gado disiram dengan saus kacang yang dicairkan dengan air, sementara didaerah lain saus kacangnya dicairkan dengan santan.

Saus gado-gado terbuat dari kacang tanah goreng, cabe merah dan atau cabe rawit, bawang putih, kencur, gula, garam dan asam jawa. Semua bahan ini dihaluskan kemudian dicairkan dengan air. Bila dicairkannya dengan santan, maka proses pencairannya harus sambil dimasak diatas api sedang agar saus kacang menyatu sempurna dengan santan.

Gado-gado seringkali dilengkapi dengan tahu tempe goreng, rempeyek, ataupun kerupuk. Sehingga pada dasarnya Gado-gado termasuk “one dish meal” yang sarat gizi.

Berbeda dengan gado-gado yang merebus sayurannya terlebih dahulu, Karedok yang khas Betawi (Jakarta) menggunakan melulu sayuran mentah yang dipotong halus dan langsung disiram atau diaduk bersama dengan saus kacang. Saus kacang Karedok mirip dengan Gado-gado tapi dengan jumlah gula lebih sedikit dan ditambahkan kencur dan cuka sebagai penambah rasa asam. Kangkung dan Bayam tidak ada dalam karedok. Sayuran Karedok yang paling sering digunakan adalah Kacang panjang, Kol, dan Tauge. Pelengkap kerupuk merah menjadi ciri khas tambahannya.

Indonesia memiliki banyak sekali ragam gado-gado disetiap daerahnya. Gado-gado Jakarta, gado-gado Padang, gado-gado Jawa, dan daerah-daerah lain, masing-masing memiliki rasa dan cara penyajian beragam. Tapi intinya tetap sama, yaitu sayuran dan saus kacang.

Indonesian Chef Association (ICA) telah berhasil mengkampanyekan Gado-gado sebagai sajian yang harus ada pada setiap jamuan makan kenegaraan, menggantikan sajian Salad (juga masuk ke dalam buku resep Jamie Oliver yang terbaru –ed.) Jadi berbanggalah bila kita makan gado-gado, karena menu ini sama dengan menu jamuan makan para raja dan kepala negara di Istana Negara. (fb)

Read More →