Banyak orang yang sering meremehkan kelas cake dasar, karena merasa selama ini sudah biasa membuat cake. Tetapi manakala menemui kegagalan sedikit saja, mereka  tidak pernah tahu sebabnya, apalagi bila diminta untuk memodifikasi resep, pasti semakin bingung. Itulah sebabnya kelas cake dasar diadakan oleh Natural Cooking Club (NCC) sejak awal berdirinya. Berniat untuk membekali ilmu pengetahuan cara sukses membuat cake anti gagal, kelas ini menjadi kelas favorit hingga usia NCC empat belas tahun dibulan Januari 2019.

Dimulai dengan teori mengenal bahan satu persatu, telur yang tepat ukuran dan suhu yang benar. Tepung yang cocok untuk cake, demikian pula jenis gula dan pemanis lainnya. Semua dibahan tuntas. Kemudian peralatan yang persis, suhu oven yang tepat, dan banyak sekali pembahasan tentang bahan baku dan peralatan yang didiskusikan. Hal ini penting untuk siapapun, agar tidak pernah salah menentukan cake apa yang akan dibuat. Pengambilan keputusan untuk membeli bahan baku dan peralatan yang sesuai dengan kebutuhan bisnis kue yang akan dilakukan menjadi terpetakan.

Sponge Cake, Butter Cake, cake dengan sedikit telur, cake dengan banyak telur dan cake yang dikukus selain dipanggang, masing-masing dibahas bagaimana cara membuatnya supaya tidk lagi menemui kegagalan. Setelah itu Fatmah Bahalwan, instruktur yang eksis dikelas ini, mendemokan cara benar membuatnya satu persatu. Terdengar kemudian seruan:”Ooooo…, rupanya harus sekental itu”. Secara jelas peserta kursus lagsung bisa melihat betapa adonan sponge cake tidak cukup hanya sampai berbusa-busa saja, tapi harus sampai kental putih berjambul. Berbeda dengan adonan Butter cake, berbeda pula dengan adonan cake sedikit telur, berbeda pula dengan cake dengan banyak telur. Semua tampak jelas. Jadi meskipun kelas cake dasar dilaksanakan tidak “hands on” (praktek masing-masing), tetapi peserta kursus langsung dapat menangkap pelajaran yang diberikan.

Kelas selesai tepat pukul 14.30, dengan pesan serius dari pengajar bahwa setiap resep harus dikerjakan, jangan hanya disimpan. Koleksi resep tidak akan menentukan masa depan kita. Tapi praktek membuatnya, pasti akan menghasilkan cake dan itu menjadi modal utama kita melakukan bisnis kue dari rumah. Jadi mengapa harus ikut kelas cake Dasar? Karena semua sukses membuat cake berasal dari kelas ini, percayalah!.(fb)

Read More →

Sudahkah anda tahu? ada pendatang baru lho didunia pertepungan. Adalah tepung Tapioka cap BOLA. Tepung yang terbuat dari singkong pilihan dengan kualitas paling bagus.  Tepung Tapioka BOLA sudah bersertifikat Halal MUI, bahkan lebih keren lagi sudah bersertifikat HACCP dan GMP. Sehingga kita boleh merasa aman menggunakannya. Tepung yang dijual dalam kemasan 500gr ini, memudahkan kita membelinya. Dengan kemasan seperti ini langsung dari pabrik membuat kita boleh merasa terlindungi dari produk-produk oplosan yang sering dijual curah.

Kualitas bagus Tepung Tapioka BOLA dibuktikan pada kelas Bakso & Bakwan Malang di Natural Cooking Club (NCC). Pada kelas ini sudah bertahun lalu selalu fanatik menggunakan produk tepung sagu merek lain. Nah, kali ini akan digunakan tepung pendatang baru dan melihat hasilnya seperti apa. Bakso adalah produk makanan yang paling sensitif bila sampai salah penggunaan bahan bakunya. Daging sapi yang digunakan harus berkualitas bagus, tepung tapioka yang digunakan juga harus bagus. Salah sedikit saja tidak akan didapatkan bakso yang kenyal dan enak.

Setelah mendapatkan Product Knowlegde dari Ibu Dwi Rahayu, Head of product Marketing Manager FKS Multi Agro mengenai Tapioka BOLA, kelas dimulai dengan membuat Bakso Sapi. Semua peserta kursus sangat antusias membentuk Bakso Sapi. “waaahh, ternyata seperti ini ya cara membulatkannya”, begitu kata Mercy salah satu peserta kursus yang masih belum pernah melihat sama sekali proses membuat bakso. Kekenyalan bakso sapi yang dibuat sudah mulai terasa dari adonannya. “Begitu mengapung, berarti sudah matang”, Fatmah Bahalwan, yang saat itu menjadi instruktur menjelaskan.

Kelas kemudian dilanjutkan dengan berturut-turut membuat Bakso Tahu, Bakso Goreng, Siomay dan Pangsit Goreng. Kali ini bakso Goreng menjadi bintangnya. Seluruh peserta kursus tampak takjub, melihat sedikit adonan yang dicelupkan pada minyak goreng panas, bisa mengembang sebesar bola tennis. “Ini nanti koppong hailnya ya Bu Fat?”, tanya mereka. Iya betul, bakso goreng yang benar teksturnya garing dan kopong didalamnya.

Di akhir kelas, didemokan cara menyajikan Bakso Malang lengkap. Sajiannya kemudian boleh dicicip bersama. “waaa, enak banget ini B aksonya kenyal pas banget. Lebih enak dari bakso-bakso yang sedang terkenal”. Alhamdulillah, semua peserta akhirnya bisa membuktikan bersama bahwa benar kualitas tapioka BOLA memang luar biasa. Waaahhh, stock tapioka BOLA dirak jualan jadi langsung habisss. Semangat langsung praktek dirumah ya!.(fb)

Read More →

Brownies!, Cake bantat dengan sensasi yang berbeda dengan cake-cake lainnnya. Cara membuatnyapun cenderung lebih mudah. Brownies sangat mudah dibuat bahkan untuk level pemula, bahkan membuatnyapun tidak perlu  memerlukan mixer yang canggih.

Selain rasa coklat yang dicari, penggemar brownies  menyukai testur ‘fudgy’ karena menambah kelezatannya. Apasih tekstur fudgy? tekstur ‘fudgy’ adalah perpaduan renyah dan mengkilat (shiny crust ) pada permukaan brownies dan lembut basah tekstur didalamnya.

Di dalam kursus Natural cooking club (NCC), diajarkan membuat brownies yang enak dengan ‘Shiny crust’ diatasnya. “gulanya  harus tercampur sempurna dengan telur ya, sebelum terigunya masuk,” kata Ibu Fatmah Bahalwan. Kunci sukses membuat brownies adalah pada pengadukan gula pasir yang harus benar-benar larut di dalam adonan telur, supaya pada saat memanggang terkaramelisasi. Karamelisasi terbentuk di permukaan brownies karena suhu tinggi pada saat pemanggangan.

Dalam pembuatannya dapat hanya menggukan whisk atau spatula saja untuk proses pengadukannya. Menggunakan mixer dengan kecepatan tinggi akan membuat brownies menjadi seperti cake, karena dapat mengikat terlalu banyak udara. Gunakan dengan kecepatan paling rendah bila tetap ingin menggunakan mixer listrik, hanya sampai adonan tercampur.

Selain brownies dengan sensasi coklat, diajarkan pula brownies dengan rasa greentea dan brownies dengan campuran cream cheese.

Read More →