Review Category : Articles

Kerucut yang Penuh Arti

Tumpeng merupakan sajian khas untuk masyarakat Indonesia terutama masyarakat Jawa-Bali. Kehadiran Tumpeng hampir merupakan kewajiban untuk acara syukuran, rasanya kurang ‘afdol’ tanpa kehadiran tumpukan nasi yang mengerucut keatas ini. Umumnya kehadiran Tumpeng hadir untuk upacara adat yang berhubungan dengan daur kehidupan manusia baik acara bahagia maupun kesedihan, Tumpeng beserta lauknya akan selalu ada.

Nah, jadi gak heran deh kalo kursus tumpeng di NCC selalu rame. Apalagi menjelang 17 Agustus-an. Biasanya kan bakalan banyak perlombaan membuat dan menghias Tumpeng tuh. Persiapan belajar dari sekarang donk, supaya menang 🙂

Kursus Tumpeng di NCC selain mengajarkan tentang bagaimana membuat dan menghias Tumpeng, membuat garnish/hiasan dari mentimun, wortel, cabe merah dan sawi putih, para peserta dibekali pula dengan sedikit filosofi tentang Tumpeng. Jadi biar merasuk sukma gitu!

Kerucut = Penting!

Nasi yang berbentuk kerucut ini biasanya ditata dalam wadah ‘Tampah’ beralas daun yang dihias cantik dengan menggunakan daun pisang. Alas Tumpeng juga dapat menggunakan styrofoam yang dialasi dengan daun dan kacang panjang sebagai pagarnya.

Tumpeng adalah tumpukan nasi yang berbentuk kerucut, menjulang ke atas. Bentuk ini menyimpan makna harapan agar kehidupan kita pun semakin “naik” dan “tinggi”. Karena itulah bentuk kerucut tetap harus dipertahankan dan tidak diubah dalam bentuk lain, sekalipun mungkin menjadi indah dipandang dalam bentuk baru seperti bentuk “stupa” atasnya pun tetap dibuat mengerucut.

Tumpeng juga merupakan simbol ekosistem kehidupan dan kerucut nasi yang menjulang tinggi juga melambangkan keagungan Tuhan Yang Maha Pencipta alam beserta isinya. Sedang aneka lauk pauk dan sayuran merupakan simbol dari isi alam ini.

tumpenglengkap

Warna Nasi

Dahulunya Tumpeng selalu hadir dalam warna putih, tetapi dengan perkembangan zaman mulai di modifikasi dengan berbagai warna, seperti kuning, merah ,orange, dan lain-lain. Sebaiknya pewarnaan nasi dengan pewarnaan alami misalnya kuning dari kunyit, hijau dari kombinasi daun pandan dan daun suji, jingga dari wortel, merah dari bit, angkak atau beras merah, dan lain-lain. Pewarnaan Tumpeng ini sebenarnya sedikit menghilangkan makna sakral yang ada di dalam Tumpeng, tapi sekarang ini Tumpeng hanya hadir menjadi pelengkap acara saja. Jadi tidak memperhatikan makna atau filosofi daripada Tumpeng itu sendiri.

“Tumpeng sekarang sudah dimodifikasi dengan berbagai warna dan rasa seperti Tumpeng nasi uduk, Tumpeng nasi goreng dan lain sebagainya,” kata Bu Guru Fatmah Bahalwan di sela-sela kursus.

“Tapi bila ada yang pesan Tumpeng dan itu untuk acara yang bersifat sakral seperti pindah rumah, kelahiran, kematian, sarankan untuk Tumpeng dengan nasi putih. Karena bila menggunakan warna lain seperti nasi kuning, filosofi dari Tumpeng sudah tidak ada lagi.”

tumpenglauk

Laut, Darat, Alam Semesta

Tumpeng beserta lauk-pauk nya merupakan satu kesatuan yang mempunyai arti yang sangat mendalam. Lauk pauk di dalam tumpeng biasanya mewakili semua yang ada di alam ini.

“Tidak hanya nasi tumpeng yang mempunyai makna, tetapi lauk pauk yang menyertainya pun mengandung makna yang kuat. Untuk lauk pauk sebenarnya sudah ada ketentuan, paling tidak harus mewakili laut, darat dan sayur mayur,” lanjut mbak Fat.

Ayam dan Daging Sapi biasanya merupakan yang mewakili hewan darat. Biasanya dalam tumpeng kuning, ayam dibuat ayam goreng kuning.

Sementara dalam Tumpeng putih, dibuat ayam ingkung (ayam utuh yang dibakar). Kini ayam bisa dibuat lebih bervariasi. Misalnya, ayam gorengnya bisa diganti ayam isi, rolade ayam, atau rendang ayam. Bisa juga hanya hati ayamnya yang diambil lantas dibuat sambal goreng hati.

Kadang hewan darat tidak diambil dari ayam, tetapi sapi. Misalnya dibuat sambal goreng kreni. Ikan sudah bisa dipastikan mewakili hewan air. Sebetulnya yang harus menyertai tumpeng adalah ikan lele. Karena hewan ini melambangkan kerendahan hati sesuai dengan kebiasaan hidup ikan lele yang selalu berenang di dasar sungai. Kebiasaan hidup lele juga diharapkan akan diterapkan dalam kehidupan karier kita, yakni agar tidak sungkan meniti karier dari bawah. Ikan lele sering kali diganti orang dengan jenis ikan lainnya. Misalnya, bandeng. Melalui hidangan ini orang berharap rezekinya selalu bertambah seperti duri ikan bandeng yang jumlahnya tak terbatas itu.

Kadang hewan air hanya diwakili oleh ikan teri dalam bentuk rempeyek atau ikan petek yang digoreng dalam balutan tepung. Keduanya melambangkan kerukunan. Ingatlah jenis ikan ini yang hidupnya selalu bergerombol.

Telur biasanya dibuat dadar atau pindang. Sebetulnya telur dalam tumpeng harus hadir utuh bersama kulitnya karena kulit telur, putih telur, dan kuning telur melambangkan tindakan yang harus kita lakukan dalam kehidupan yakni menyusun rencana dengan baik, bekerja sesuai rencana, dan mengevaluasi hasilnya demi kesempurnaan. Namun demi kepraktisan, kalaupun telur hadir utuh (bukan didadar), selalu sudah terkupas dan dipotong dua.

Urap sayuran mewakili tumbuhan darat. Jenis sayurnya tidak dipilih begitu saja karena tiap sayur juga mengandung perlambang tertentu. Sayuran yang harus ada adalah:

Kangkung
Sayur ini bisa tumbuh di air dan di darat. Begitu juga yang diharapkan pada manusia yang harus sanggup hidup di mana saja dan dalam kondisi apa pun.

Bayam
Sayur ini melambangkan kehidupan yang ayem tenterem (aman dan damai).
Taoge, Di dalam sayur kecil ini terkandung makna kreativitas tinggi. Hanya seseorang yang kreativitasnya tinggi, bisa berhasil dalam hidupnya.

Kacang Panjang
Kacang panjang harus hadir utuh, tanpa dipotong. Maksudnya agar manusia pun selalu berpikir panjang sebelum bertindak, selain sebagai perlambang umur panjang. Kacang panjang utuh umumnya tidak dibuat hidangan, tetapi hadir sebagai hiasan yang mengeliling tumpeng atau ditempelkan pada badan kerucut.

Lauk Lain
Karena tumpeng yang bermakna tadi biasanya juga untuk disuguhkan, maka lauk-lauk di atas masih dilengkapi dengan hidangan lain. Misalnya, perkedel, tahu dan tempe bacem, dan keringan (seperti kering tempe, kering kentang, atau kering dendeng). Urapan pun dibuat lebih komplet. Tentu saja penambahan ini sah-sah saja, yang penting makna dari Tumpeng di atas sudah dipenuhi.

Tetapi sekarang tidak semua lauk-pauk lengkap hadir, kalaupun lengkap hanya bahan utamanya saja yang ada, masakannya sudah disesuaikan dengan selera si penyelenggara upacara.

Meskipun begitu, ada baiknya setiap kali menyediakan Tumpeng, Anda tidak menghilangkan bahan-bahan bermakna. Bukankah Tumpeng hadir bukan sekadar suguhan masakan?

(Disusun dari berbagai sumber)
Photo by Riana Ambarsari for Dupont

Related post: Instruksi Step-By-Step Membuat Tumpeng

Informasi tambahan:

Jenis Tumpeng

  • Tumpeng Robyong
    Tumpeng ini biasanya untuk upacara siraman pada perkawinan adat Jawa, Tumpeng ini diletakkan dalam bakul dengan aneka sayuran. Bagian puncak diberi telur ayam, bawang merah, terasi, dan cabai. Di dalam bakul, selain nasi terdapat juga urap, gereh petek, dan telur ayam rebus.
  • Tumpeng Nujuh Bulan
    Tumpeng ini untuk syukuran kehamilan di usia tujuh bulan. Diatas tampah yang dialasi dengan daun, Tupeng nasi putih di letakkan di tengah dan dikelilingi oleh enam Tupeng kecil-kecil. Selain nasi telor rebus, sayuran dan lauk yang lain menyertai.
  • Tumpeng Pungkur
    Tumpeng ini ada dalam upacara kematian pria atau wanita lajang/belum menikah, saat jenasah akan diberangkatkan. Isinya hanya nasi putih yang dihias sayuran di sekeliling tubuh tumpeng. Tumpeng kemudian dipotong vertikal dan diletakkan saling membelakangi.
  • Tumpeng Putih
    Tumpeng putih biasanya untuk acara sakral karena warna putih melambangkan kesucian, tapi juga tidak berbeda jauh dengan tumpeng kuning sebab sebetulnya tumpeng kuning merupakan modifikasi dari tumpeng putih. Cuma saja, biasanya tumpeng putih tidak memakai ayam goreng, tetapi ayam ingkung yang kadang disertai bumbu areh. Tumpeng putih juga memakai tahu dan tempe bacem, dan gereh petek.
  • Tumpeng Nasi Kuning
    Isinya tak beda jauh dengan ketentuan Tumpeng pada umumnya, tetapi biasanya ditambahkan perkedel, kering-keringan, abon, irisan ketimun, dan dadar rawis. Warna kuning mengandung arti kekayaan dan moral yang luhur, oleh karenanya Tumpeng ini biasa digunakan untuk acara kebahagiaan seperti kelahiran, ulang tahun, khitanan, pertunangan, perkawinan, syukuran dan upacara tolak bala.
  • Tumpeng Nasi Uduk
    Ini adalah tumpeng nasi gurih yang disertai ayam ingkung bumbu areh, lalapan, rambak goreng, dan gorengan kedele hitam. Biasanya digunakan untuk peringatan Maulud Nabi. Disebut juga Tumpeng Tasyakuran.
  • Tumpeng Seremonial/Tumpeng Modifikasi
    Tumpeng ini bisa dibilang ‘Tumpeng suka-suka’, karena untuk Tumpeng yang ini tidak memperhatikan arti filosofi yang terkandung dalam Tumpeng. Biasanya Tumpeng ini menggunakan Nasi kuning, Nasi goreng dan nasi warna yang lain. untuk lauk pauknya menurut selera kita sendiri.

Tips

  • Untuk memudahkan dalam membentuk nasi tumpeng, sebaiknya campur nasi dan ketan. Campuran ini menjadikan nasi lebih mudah dibentuk dan memiliki daya lekat yang lebih baik serta tahan lama.
  • Membeli Kacang panjang sebaiknya satu hari sebelum hari akan merangkai Tumpeng, supaya kacang panjang agak lemas/layu supaya tidak mudah patah.
  • Daun Pisang untuk alas dan hiasan baiknya menggunakan daun pisang batu, karena tidak mudah sobek.

 

 

Read More →

Makin Kreatif Bersama Fiesta Seafood

Masa muda harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Perempuan itu katanya, eh bukan katanya deh, tapi memang sudah kewajiban harus bisa masak. Buat saya sih ini bukan suatu paksaan, karena naluri memasak dalam diri seorang wanita itu seharusnya mengalir dengan sendirinya. Saya tipe orang yang suka melakukan eksperimen di dapur. Nyobain bahan ini itu, mix and match rasa ini itu.  Gagal? sudah pasti, namanya juga eksperimen. Terkadang saya bingung, kenapa bisa gagal?! Padahal saya udah ngikutin resep yang ditulis. Tapi kegagalan itu justru  yang membuat saya makin penasaran untuk terus mencoba. Bagi saya, memasak itu sama seperti seni dan seni itu sendiri menuntut kita untuk menjadi manusia yang kreatif.

Pada dasarnya, panduan memasak adalah resep, tetapi tak jarang meskipun sudah mengikuti apa yang dituliskan resep, hasil masakan yang dibuat masih saja ada yang kurang, entah itu kurang rasa atau kurang matang, atau bahkan over cooked. Ya resep itu hanya sekedar panduan, tapi panduan yang benar-benar tepat adalah perasaan. Maka perumpamaan memasak itu pakai hati adalah benar adanya, karena saya sendiri menerapkannya.

wpid-3-Shrimp-Roll-Salad.jpg wpid-2-Shrimp-Cream-Angel-Hair.jpg

Saya senang sekali melakukan eksperimen di dapur, mengkreasikan berbagai bahan makanan untuk dimasak menjadi sebuah menu yang pada akhirnya bisa bikin keluarga senang setelah menyantapnya. Karena keluarga saya adalah keluarga pecinta seafood, maka menu yang sering saya kreasikan adalah menu yang berbahan seafood. Tapi memasak seafood itu ga semudah memasak bahan makanan lain lho. Sebenarnya saya kurang begitu suka memasak menu yang berbahan  ribet, ya seperti seafood. Pengennya yang praktis-praktis aja.

wpid-1-Avocado-Salsa-Dip.jpgNamun semenjak ada Fiesta Seafood, ga ada lagi tuh kata ribet, semua jadi praktis, enak dan sehat.  Fiesta Seafood hadir dalam sembilan variant. Ada Eby Fry, Shrimp Nugget, Shrimp Cutlet, Seafood Stix, Shrimp Roll, Fish Ball, Shrimp Ball, Shrimp Sumai, dan Shrimp Tofu, Banyaknya variant tersebut membuat saya semakin bebas berkreasi untuk membuat menu-menu seafood.

Dan yang paling bikin seneng itu, Fiesta Seafood ngadain kompetisi di bulan Ramadhan, namanya Kisah Seafood Ramadhan. Kompetisi ini menjadi wadah bagi saya yang suka masak untuk mengkreasikan beragam menu seafood. Tau gak hadiahnya berapa? Hadiahnya total RP 30.000.000 juta. Waaaah siapa coba yang nolak hadiah sebanyak itu. Selain bisa menyalurkan bakat memasak, kita juga bisa dapetin hadiah. Lagian kompetisinya gampang kok. Kita cuma disuruh menduplikasikan salah satu menu di tiap minggunya yang ada di website Kisah Seafood Ramadhan di www.kisahseafoodramadhan.com dan pada minggu terakhir, kita disuruh membuat satu kreasi menu seafood. Terserah deh mau diapain tuh Fiesta Seafoodnya yang penting berkreasi 😀

Eh ngomong-ngomong tau gak siapa yang bikin menu tersebut?? Yang bikin menunya tuh chef terkenal yaitu Chef Arnold Poernomo, Juri Master Chef Indonesia 2013.  Ahhh makin tertantang nih, soalnya secara gak langsung Chef Arnold udah nantangin saya untuk ikutan dan duplikasiin menu yang dia buat, hihi.

image

Read More →

Jurus Sukses: Membuat Cookies

Ingin sukses membuat cookies apapun? Ikuti jurus-jurus sakti mandraguna berikut ini, insya Allah terbebas dari kutukan mbah klewer.. *eehhh.. kok?*

Jurus Sukses Membuat Cookies

  1. Pastikan semua bahan dalam keadaan segar dan berada pada suhu ruang.
  2. Lebih baik lagi jika terigu disangrai terlebih dahulu lebih kurang 5 menit dengan api kecil. Tepung yang disangrai akan meminimalkan kelembaban tepung dan membantu kue menjadi lebih renyah.
  3. Ayak semua bahan kering, terutama gula bubuk (jika ada).
  4. Mengocok mentega/margarin tidak perlu terlalu lama, cukup sampai tercampur dan lembut saja. Jika dikocok terlalu lama dan sampai putih, kue kering akan melebar terlalu besar saat dipanggang.
  5. Mencampur terigu dengan adonan mentega hendaknya menggunakan sendok kayu atau pastry blender (pisau pastry), jangan menggunakan tangan. Panas dari tangan akan menyebabkan mentega meleleh terlalu cepat dan bersama terigu akan membentuk gluten, sehingga kue akan keras dan tidak renyah.
  6. Jika adonan terlalu lembut/lengket untuk dibentuk, masukkan dalam lemari es 10-15 menit sebelum dibentuk.
  7. Panggang kukis dengan suhu rendah, kurang lebih 120-140 derajat Celsius hingga matang keemasan. Suhu rendah akan menghasilkan kukis yang renyah dan warna yang cantik.
  8. Bila kue sudah berwarna keemasan dan kering tepinya, segera keluarkan dari oven karena proses pematangan masih akan berlangsung di luar oven. Kue mungkin masih agak lunak di tengahnya, tapi ketika dingin dia akan mengeras sendiri.

 

 

Read More →

Etika Makan Cara Cina

By: Fatmah Bahalwan

Jamuan Tradisional Cina

Jamuan tradisional Cina berbeda dengan jamuan makan gaya Barat dimana hidangan disajikan satu per satu sesuai urutannya. Secara tradisional, tata cara makan Cina justru menghidangkan makanan sekaligus.

Semua hidangan disajikan di atas meja dan disantap bersama-sama. Itu sebabnya, jika Anda diundang menghadiri jamuan makan Cina di resto Cina, meja makannya pasti berbentuk bundar dengan alas/meja kecil yang bisa diputar pada bagian tengahnya. Dengan begitu, para tamu tinggal memutar meja untuk mengambil semua hidangan yang disajikan di tengah meja.

Jamuan seperti ini biasanya berlaku khusus untuk keluarga atau kerabat dekat. Semua tamu bebas menikmati semua hidangan sambil bercengkerama. Tidak banyak ‘aturan main’ yang mengikat karena hal yang paling penting adalah kebersamaan. Jadi, tak perlu bingung jika melihat hidangan di tengah meja disajikan tanpa sendok saji (serving spoon), karena masing-masing tamu boleh mengambil hidangan dari tengah dengan menggunakan sumpit yang telah dipakainya untuk menyantap hidangan sebelumnya.

Jamuan Cina Masa Kini

Seiring dengan perkembangan zaman, tradisi Cina sedikit demi sedikit mulai melebur dengan aturan internasional, terutama untuk acara makan yang sifatnya lebih formal, misalnya untuk jamuan makan bisnis. Hal ini akan dijumpai di resto-resto Cina masa kini. Makanan disajikan secara berurutan, satu demi satu, dimulai dari hidangan pembuka dingin, sup, baru kemudian hidangan utama. Selanjutnya jamuan diakhiri dengan menyantap mi atau nasi goreng sebelum hidangan penutup. Nasi atau mi merupakan hidangan ‘berat’ yang mengenyangkan. Jika disajikan di awal, para tamu tidak lagi bisa menikmati serentetan hidangan selanjutnya karena sudah terlalu kenyang.

Dalam jamuan cina seperti ini, sebelum mulai makan, biasanya disiapkan satu camilan ringan seperti kacang-kacangan atau buah-buahan kecil yang telah dikeringkan, sebagai pengantar menuju acara santap yang sebenarnya. Setelah selesai dengan satu hidangan, Anda tetap duduk, menunggu hidangan selanjutnya yang akan disajikan oleh para pelayan. Kecuali dengan alasan tertentu (seperti jika Anda vegetarian atau alergi terhadap salah satu jenis makanan yang dihidangkan). Agar tidak bersisa sebaiknya Anda memang mengambil sedikit dulu untuk setiap hidangan yang disajikan sedikit setiap hidangannya.

Peralatan Makan Cina

Sangat sederhana, yaitu sepasang sumpit dan sendok bebek untuk sup atau hidangan lainnya.

Sumpit

Bentuk sumpit Cina sedikit berbeda dengan sumpit yang digunakan di Jepang. Sumpit Cina ujungnya agak tebal dan persegi, tidak seruncing sumpit Jepang. Sumpit harus ditaruh di atas sandaran sumpit yang diletakkan di samping piring makan, dengan posisi ujung yang lebih runcing di atas. Setelah digunakan untuk menyantap satu hidangan, sumpit yang sama dapat digunakan untuk menyantap hidangan yang lain.

Di Cina, semua kegiatan saat makan, termasuk menyantap nasi, menggunakan sumpit sebagai alat bantu. Hal yang perlu diketahui. Saat menyantap hidangan dari ikan. Jika ikan sudah selesai disantap pada salah satu sisinya, jangan pernah membalikkan ikan dengan sumpit. Menurut kepercayaan, jika ikan tersebut patah, maka hidup Anda akan mengalami banyak masalah.

Cara memegang sumpit memang susah-susah gampang. Tapi yang penting, pada saat makan, jangan sampai terdengar suara berisik dari sumpit yang beradu dengan mangkuk atau piring. Karena, hal ini menunjukkan bahwa mangkuk Anda sudah kosong.

Berikut ini tata cara memegang sumpit yang benar:

  • Letakkan satu sumpit di antara jari tengah dan telunjuk.
  • Letakkan sumpit yang lain diantara jari tengah dan telunjuk, seperti memegang pensil. Tekan dan jepit dengan bantuan ibu jari.
  • Jepit makanan dengan cara menggerakkan sumpit yang di atas, naik dan turun. Usahakan sumpit yang ada di bawah tetap di tempat dan tidak bergerak.

Sendok Bebek

Untuk menyantap sup atau hidangan berkuah lain, gunakan sendok bebek yang biasanya terbuat dari porselen. Sendok bebek biasanya diletakkan diatas piring alas mangkuk sup. Selain itu, ada sebuah sendok bebek lagi yang diletakkan di atas meja. Sendok ini biasa digunakan untuk meletakkan sisa-sisa duri dan tulang saat menyantap hidangan ikan. Sendok ini bisa langsung didekatkan ke mulut saat Anda akan membuang duri ikan

Mangkuk Sup

Tidak seperti hidangan lain, sup biasanya disajikan secara individual dalam mangkuk sup kecil. Mangkuk biasanya diletakkan di atas sebuah piring bundar. Untuk menyantapnya, gunakan sendok bebek.

Mangkuk Nasi

Dalam jamuan makan ala Cina yang semua hidangannya disajikan di tengah meja, biasanya setiap tamu akan disajikan semangkuk nasi putih yang diletakkan di sebelah kiri atas piring makan. Mangkuk nasi bentuknya mirip mangkuk sup, tapi ukurannya lebih kecil.

Sama dengan di Indonesia, di Cina, nasi ternyata sama pentingnya. Bahkan ada istilah yang mengatakan “A meal without rice is like a beautiful girl with only one eye.”
Bagi bangsa Cina, nasi merupakan simbol kehidupan dan kesuburan.

Saat menyantap nasi, tangan kanan memegang sumpit dan tangan kiri memegang mangkuk nasi yang dibawa mendekati mulut. Sebaiknya, jangan menyisakan sebutir nasi pun dalam mangkuk, karena konon jika Anda melakukannya, Anda akan mendapatkan pasangan istri/suami yang jelek.
Percaya atau tidak? terserah Anda.

Cawan Teh

Teh tak kalah penting dalam jamuan makan Cina. Fungsinya sama dengan segelas air putih yang biasa disajikan pada jamuan makan Barat. Sambil menyantap hidangan, masing-masing tamu disajikan secawan teh hangat yang diletakkan di sebelah kanan atas dari piring makan.

Ada beberapa jenis teh yang biasa digunakan, seperti oolong tea, jasmine tea, atau crysntium tea. Umumnya teh disajikan tawar tanpa penambahan pemanis. Teh disajikan untuk melunturkan cita rasa yang tertinggal di mulut, seperti lemak, sehingga Anda siap menyantap dan menikmati hidangan selanjutnya.

Saat hendak menyeruput secangkir teh, pegang piring alas cangkir dengan tangan kiri sementara tangan kanan memegang cangkir. Bawa keduanya beriringan mendekati mulut.

Tempat Saus

Tempat saus berisi kecap asin akan selalu tersedia di atas meja. Fungsinya sebagai pelengkap atau saus pencelup. Tak perlu ragu untuk langsung mencelupkan potongan makanan Anda, karena saus tersebut disajikan untuk masing-masing tamu.

Serbet dan Lap Tangan

Pada jamuan makan Cina yang diadakan di resto Cina, biasanya disediakan serbet dan lap basah yang digunakan untuk membersihkan tangan dari kotoran yang melekat sebelum Anda bersantap.

Hidangan Khusus

Kepiting
Khusus untuk menyantap kepiting, diperlukan satu alat bantu khusus. Bentuknya mirip tang, hanya lebih kecil dan runcing ujungnya. Gunanya untuk memecahkan kulit/cangkang kepiting. Cara menggunakannya, jepitkan kebagian yang hendak diambil dagingnya, jepit hingga kulit/cangkangnya pecah. Setelah itu, jangan ragu untuk menggunakan kedua tangan Anda untuk membantu mengambil daging kepiting yang tersembunyi di balik kulit. Untuk sajian yang satu ini, biasanya juga disediakan satu wadah khusus untuk mencuci tangan.

Mie
Hidangan mi juga merupakan hidangan yang tak kalah populer dalam dunia kuliner Cina. Seperti hidangan yang lain, mi disantap dengan menggunakan sumpit.

Dim Sum
Dulu, dim sum biasa dihidangkan sambil minum teh pada hari libur saat semua keluarga berkumpul. Disajikan dalam berbagai variasi bentuk dan rasa di dalam keranjang bambu. Cara makannya? Tetap dengan bantuan sumpit.

Steak
Jangan kaget jika di meja Anda tiba-tiba disediakan garpu dan pisau. Seperti telah dijelaskan, pengaruh internasional mulai menyusup ke dalam tradisi Cina, termasuk dalam hidangan yang disajikan. Hidangan steak misalnya, tidak perlu ragu untuk menggunakan pisau dan garpu sebagai alat bantu. Aturannya? Sama dengan aturan internasional.

 

 

Read More →

Menyusun Menu Coffee Break

Menyusun menu Coffee Break jauh lebih simpel dibanding menyusun menu buffet. Rumusnya, bila standard yg digunakan aadalah 3 macam snacks, maka 2 manis 1 asin, atau 2 asin 1 manis, sesuai selera pelanggan deh. Kalau 2 macam, ya 1 satu asin 1 manis.

Cobalah mulai menulis diatas kertas, jenis snack apa saja yg bisa anda buat. Daftar itu akan sangat membantu manakala ada telepon dari pelanggan yang ingin pesan tapi belum tahu kue apa saja yang bisa didapat dari anda. Mulailah menyusun daftar kue yang manis, lalu buat lagi daftar kue yang asin (ini mengingatkan saya saat pertama kali kerja kantoran, dikasih tugas menulis nama ATK sebanyak-banyaknya di kertas. Bete deh, tapi ternyata banyak gunanya lho 🙂 )

Selain itu, daftar kue ini akan membantu anda memilihkan jenis kue kepada pelanggan saat anda sendiri juga bingung menentukan jenis kue. Eh, kadang saya sendiri suka gelap lho, jadi daftar ini sangat membantu.

Sebagai contoh saja, saya punya daftar kue asin, kue manis, daftar masakan untuk buffet (mulai sup hingga dessert), daftar kue besar, sampai daftar inventaris. Saya tuliskan semua supaya kalau pas pikun, lumayan catatan ini bisa membantu (maklum mantan sekretaris, kerjaan juru tulis deh, hehehe…)

Jadi kalau pemesan memasrahkan pilihan pada anda, anda langsung kasih saran, bagaimana dengan lemper atau risoles, atau apalaaah.. Sambil anda berpikir dalam hati, “Bahan di kulkas ada nggak ya, kalau gak ada masih sempat beli gak ya,” dll. Wis pokoke atur yang paling menyenangkan buat pelanggan dan mudah buat anda mengerjakannya.

Semoga bermanfaat.

Salam manis
Fatmah Bahalwan

 

 

Read More →

How To Handle Customer’s Complaint

by: Fatmah Bahalwan

Pernahkah anda mendapat complain dari customer? Sungguh sangat tidak enak bila menghadapi perihal satu ini. Bisa-bisa badan demam tiga hari tiga malam dan bila tidak kuat mental, salah-salah langsung mundur teratur dari bisnis culinary apapun. Lalu bagaimana mengatasinya?

Complain yang terjadi pada sektor jasa produksi apapun, merupakan suatu hal yang penuh dengan keniscayaan. Pasti ada dan tidak dapat kita lari darinya.

Tugas kita sebagai pengusaha penyedia jasa adalah memperkecil atau me-minimize, complain-complain tersebut.

Pada dasarnya complain terjadi karena apa yang didapat oleh pelanggan (pengguna jasa) tidak sesuai dengan harga yang telah dibayar, atau persisnya tidak sesuai dengan promosi yang ditawarkan. Dalam hal ini comittment anda dalam merealisasikan pelayanan kepada pelanggan perlu di evaluasi.

Complain bila disikapi secara positip, sebenarnya merupakan suatu masukan yang sangat berharga dari ‘perwakilan’ pelanggan. Dengan demikian anda bisa mulai memetakan dimana kekurangan yang ada pada pelayanan usaha anda, sehingga perbaikan dimasa datang langsung bisa menjadi prioritas.

Adalah sebuah keberuntungan bila anda bisa menilai bahwa complain dianggap sebagai ‘kritik membangun’ dan tidak menerimanya sebagai ‘serangan pribadi’. Titik focus complain pelanggan biasanya pada pelayanan dan atau product.

Bagaimana cara menghadapai pelanggan yang ‘marah besar’ dan complain abizz pada usaha kita? Barangkali kiat-kiat berikut ini bisa dimanfaatkan :

  1. Dengarkan keluhan pelanggan
  2. Jangan menyanggah atau adu argument
  3. Ambil kesimpulan, apa penyebab complain-nya
  4. Ber-empati dan mulai tawarkan solusi, usahakan win-win solution.
  5. Action : Lakukan segera solusi yg disepakati.
  6. Segera minta maaf atas ketidak nyamanan pelanggan.

Tetaplah focus pada bisnis anda, apapun complain yg ada, segera ambil solusi dan tetaplah menjadi pelaku bisnis yang tangguh. Nobody can always avoid complain. (fb).

Read More →

Menyiapkan Alat Makan untuk Pesta

Kebayang nggak bahwa menyiapkan hidangan pesta tidak saja seru dalam hal makanannya, tapi juga tak kalah ‘berseni’-nya saat menyiapkan peralatan makannya. Untuk menghidangkan makanan pesta a la Indonesia untuk 100 orang saja, yg harus disiapkan ada buanyak banget itemnya… Dengerin ni ya..

Untuk 100 orang, dengan menu 1 macam nasi putih, 6 macam lauk, pudding buah dan soft drink, diperlukan alat sebagai berikut:

  • 100 pcs piring makan, yang harus lengkap dengan 100pcs sendok dan 100pcs garpu, 100pcs tissue
  • 100 pcs piring pudding, artinya juga 100pcs sendok kecil
  • 4 buah piring ceper bundar besar untuk puddingnya dan sekop pudding
  • 100 pcs gelas air mineral
  • 200 pcs gelas untuk soft drink
  • 1 pcs Pemanas untuk tempat nasi, plus 1 panci khusus untuk nambah
  • 6 pcs pemanas kotak besar untuk masing-masing lauk
  • 2 pcs teko besar untuk menyiapkan soft drink
  • 12 pcs sendok besar untuk setiap tempat lauk dan nasi
  • 2 pcs sendok nasi
  • 2 pcs sendok soup besar
  • 2 pcs nampan khusus untuk buah potong
  • 1 buah pemanas soup besar

Lalu tambahkan cadangan untuk setiap alat. Wekkkss, seru ya…..

Barangkali bisa lebih dari ini bila soup terhidang dalam satu pondokan, sehingga harus tersedia 100 pcs mangkok soup dan tatakannya, plus sendok soup, dilengkapi dengan mangkuk saus, sambel, kecap dan bawang goreng.

Meski kelihatannya ribet, tapi bila dikerjakan dengan system yang baik, semua jadi ringan. Mudah-mudahan catatan ini bisa jadi pedoman.

Salam manis,
Fatmah Bahalwan

 

 

Read More →

Kue Sus Mekar

by Fatmah Bahalwan

Masih penasaran bikin kue sus? Coba deh bikin satu resep saja dengan gembira hati. Pasti jadi, mengembang dan tak mengempis lagi.

Kunci suksesnya adalah:

  1. Gunakan tepung terigu protein tinggi.
  2. Setelah adonan dimasak licin, biarkan hingga hangat kuku baru masukkan telur , lalu kocok menggunakan mixer.
  3. Ingat, suhu oven harus tinggi, hingga 200 derajat Celcius.
  4. Bila takut gosong bagian bawah, redam panas bawah dengan pasir atau abu gosok.
  5. Saat sus di panggang, oven tidak boleh dibuka.
  6. Angkat sus ketika terlihat sudah kecoklatan dan tidak ada terlihat busa diatasnya.

Percaya deh, pasti bisa!!!

(fb)

 

Read More →

Konversi Ukuran Berat, Volume, Temperatur

Konversi Ukuran Berat

Menurut Bahan

(Sumber: majalah Santap)

Terigu 1 sdm = 10 g, 1 cup = 140 g
Gula pasir 1 sdm = 20 g, 1 cup = 225 g
Gula merah (padatkan) 1 sdm = 15 g, 1 cup = 200 g
Brown sugar (padatkan) 1 sdm = 10 g, 1 cup = 170 g
Gula bubuk 1 sdm = 10 g, 1 cup = 110 g
Mentega 1 sdm = 15 g, 1 cup = 225 g
Margarin 1 sdm = 15 g, 1 cup = 225 g
Coklat bubuk 1 sdm = 5 g, 1 cup = 80 g

American Standard

(Sumber: botanical.com)
1 oz = 28 grams
1 pound = 1 lb = 454 grams

Konversi Ukuran Volume & Temperatur

(Sumber: marycontrary.tripod.com/food)

American Standard

1 Fluid ounce (fl oz) = 29.5 ml
1 Pint = 16 fl oz = 473 ml
1 Quart = 2 pints = 946 ml
1 Cup = 8 fl oz = 236 ml
1 sdm = 3 sdt = 15 ml
1 sdt = 5 ml

British Standard

1 Fluid ounce = 28.4 ml
1 Gill = 5 fluid ounces = 142 ml
1 Pint = 20 fl oz = 568 ml
1 Cup = 8 fl oz = 227 ml
1 sdm = 3 sdt = 18 ml
1 Dessertspoon = 2 teaspoons (lebih kurang) = 10-12 ml (lebih kurang)
1 sdt = 6ml

Suhu Oven

275 F = 140 C = 1 = Sangat rendah
300 F = 150 C = 2 = Rendah
325 F = 170 C = 3 = Agak rendah
350 F = 180 C = 4 = Sedang
375 F = 190 C = 5 = Agak tinggi
400 F = 200 C = 6 = Tinggi
425 F = 220 C = 7 = Tinggi
450 F = 230 C = 8 = Sangat tinggi
475 F = 240 C = 9 = Sangat tinggi

Read More →

Menentukan Harga Jual

Menentukan harga jual selalu menjadi topik hangat di milis NCC. Didiskusikan berulang-ulang oleh para NCCers, seperti tidak ada habisnya. Mulai dari pendekatan sederhana hingga rumit, selalu menarik dan berguna, terlebih jika sudah dihubungkan dengan strategi pemasaran dan penjualan.

Suatu hari, Airin Rosalin menanyakan lagi tentang menentukan harga jual, kali ini menyangkut kukis coklat yang resepnya baru saja diposting. Ini adalah penjelasannya dalam bentuk sederhana sekali, secasual mungkin supaya mudah dicerna. Mudah-mudahan bisa berguna untuk siapa saja.

Sederhananya, harga jual adalah biaya produksi + profit. Biaya produksi adalah semua biaya yang dikeluarkan untuk membuat kue tersebut.

Biaya Produksi

Biaya produksi = biaya bahan baku + overhead + tenaga kerja + kemasan

Cara paling sederhana, adalah dengan menghitung biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan satu resep. Lalu hitung, satu resep itu menghasilkan berapa toples kukis? Atau berapa keping kukis? Atau berapa gram kukis? Satuannya silakan sesuaikan dengan satuan yang mau dijual. Semisal mau jual pertoples, hitung hasilnya berapa toples. Mau jual per sekian gram, hitung hasilnya berapa gram. Begitu juga dengan keping.

Bahan Baku

Bagaimana mengukur jumlah tepung yang hanya 60 gram? Chocolate chips 175 gram? Gula 250 gram? Sedangkan belinya perkilo, atau per 250 gram?

Hitung menggunakan matematika sederhana:

Terigu 60 gram = 60/1000 gram x Harga terigu perkilo = Rp …….
Chocolate chips 175 gram = 175/250 gram x harga chocolate chips per 250 gram = Rp ….

Dan seterusnya. Bisa, ya?

Overhead

Jangan lupa hitung biaya gas (oven), listrik (mikser) dan harga tenaga yang mengerjakan.

Biaya gas, untuk sederhananya bisa dikira-kira. Dalam 1 bulan habis berapa gas? Bagi 30 hari, misalnya. Listrik juga begitu. Berapa tagihan bulan lalu? Bagi 30 hari, untuk perkiraan. Ini adalah perhitungan tidak terlalu akurat, yang masih mungkin diterapkan pada produksi kecil. Tapi jika kelak usaha anda sudah besar, harus diakuratkan lagi hingga tepat betul biayanya.

Tenaga Kerja

Biaya tenaga kerja, lebih relatif. Jika menggunakan tenaga asisten, berapa anda memberi honor dia untuk mengerjakan 1 resep? Jika mengerjakan sendiri, berapa anda mau diupah untuk mengerjakan satu resep?

Kemasan

Terakhir, tambahkan biaya kemasan. Satu resep menghasilkan berapa kemasan? 5 Kemasan? Masukkan biayanya. Jika kemasannya menggunakan hiasan, label, sticker, dll, tambahkan juga biayanya.

Biaya Produksi Total

Nah, sekarang anda sudah mendapatkan biaya produksi untuk 1 resep!

Misalkan biaya total Rp 100.000,- menghasilkan 1 resep = 50 keping kukis
Berarti biaya produksi per keping kukis= Rp 100.000/50 = Rp 2000,-

Barulah tambahkan profit.

Profit

Menentukan profit, bebas untuk tiap orang. Yang penting, jumlahnya menyenangkan dan memuaskan kita. Jangan sampai kita capek kerja, lalu gak happy dengan imbalannya. Ketika badan udah capek, hati harus senang karena mengerjakan apa yang kita cintai dan memperoleh imbalan yang sesuai. Ini nilainya bisa berbeda untuk tiap orang, sangat tergantung pada target pasar dan ekspektasi masing-masing. 50%? 100%? 200%? 300%?

Akhirnya.. Harga Jual!

Misalkan anda hanya akan happy jika memperoleh profit 150%.

Berarti harga jual kukis anda = Rp 2000 + 150% = Rp 5000,-

Jadi tiap kali anda berhasil menjual 1 keping kukis, berarti Rp 3000,- masuk kantong anda. Harga produksinya yang Rp 2000, kembali lagi menjadi modal.

Jika produksi sudah besar dan berlangsung lama, harus dihitung biaya penyusutan peralatan. Nah, ini pembahasannya tentu lebih kompleks lagi. Untuk sementara, penghitungan sederhana ini kiranya cukup memadai untuk memulai usaha mungil dari dapur anda.

Semoga bermanfaat! (ra)

 

 

Read More →