Reportase Kursus: Kue Kering Persiapan Lebaran

“Jauh amat persiapan lebarannya?”, begitu kata beberapa orang, menyikapi waktu datangnya lebaran yang masih lama tapi sudah mulai belajar sejak sekarang. Akan tetapi seorang pelaku bisnis, sebesar apapun bisnisnya, pasti merasa penting untuk mempersiapkan diri jauh hari menghadapi masa-masa panen rejeki. Seperti persiapan belajar membuat kue kering yang paling populer dihari raya ini yaitu: Nastar, Sagu Keju, Putri Salju, Kaastengel dan Lidah Kucing.

Belajar membuat beragam kue kering klasik ini di Natural Cooking Club sangat menarik, karena setiap peserta kursus diajak ikut praktek membentuk kue keringnya. Kelas dimulai dengan teori mengenali bahan baku yang cocok untuk membuat kue kering. Blue Band Master Gold Margarine adalah salah satu bahan wajib digunakan dalam pembuatan kue kering. Pemilihan jenis tepung terigu dan tepung sagu yang tepat juga dipelajari dengan lengkap. Diajarkan juga cara memilih buah Nanas yang cocok untuk digunakan sebagai bahan baku selai Nanas isian Nastar.

Puteri Salju menjadi kue kering yang dibuat pertama kali dalam kelas. Sengaja dikerjakan terlebih dahulu karena adonan yang dihasilkan lembek. Orang yang tidak tahu pasti akan langsung menambahkan tepung terigu. Padahal tidak boleh. Bila ditambahkan tepung terigunya, kue kering puteri salju akan menjadi keras teksturnya dan rasanya tidak lagi renyah enak. Jadi cukup dibekukan saja didalam lemari pendingin selama kurang lebih 30 menit, sampai adonan bisa dibentuk.

Selanjutnya berturut-turut dibuat bersama, Nastar, Sagu Keju, Kaastengel. Pada saat didemokan terlebih dahulu cara membuat Kaastengel, hampir semua peserta kursus berseru;”Ooooh, ternyata begitu caranya supaya kerjanya cepat!”. Aha, ketahuan deh selama ini suka malas membuat Kaastengel karena menggunakan cara lama yang rumit. Dengan teknik yang diajarkan, membuat Kaastengel jadi menyenangkan. Cepat, cantik tampilannya dengan tekstur renyah enak.

Demikian juga saat dibuat Lidah Kucing. Peserta kursus langsung semangat membuatnya masing-masing mengabaikan waktu istirahat makan siang. “Tanggung ah, mau selesaikan dulu”, jawab seorang ibu saat disuruh makan siang. Karena memang bila sudah fokus membuat kue, pasti akan enggan melakukan pekerjaan lain.

Hanya orang malas saja yang tidak mengerti bagaimana cara menolong dirirnya sendiri. Karena banyak sekali kesempatan untuk sukses melakukan usaha. Termasuk usaha kue kering klasik yang hampir tidak pernah berkurang peminatnya. Setelah belajar dengan seksama mulai dari mengenal bahan, membuatnya, mengemasnya, dan menentukan harga jual. Tidak ada alasan lagi untuk berdiam diri. Ayo laukan bisnisnya. Sukses menanti anda!.(fb)

 

Kursus NCC didukung penuh oleh blue band master www.ufs.com

About the author  ⁄ NCC Indonesia

One Comment

Leave a Comment