Reportase Kursus: Roti Bakery Dibuat Di Rumahpun Pasti Bisa

“Ibu, saya ingin sekali bisa membuat roti untuk keluarga saya dirumah”, demikian Ibu Yayuk salah satu peserta kursus Roti Manis & Donat di Natural Cooking Club (NCC) minggu lalu. “Tapi saya belum pernah memegang adonan”, kata peserta kursus lainnya. Tidak masalah, justru dikelas ini kita akan belajar membuat adonan, begitu Fatmah Bahalwan yang menjadi instruktur dikelas ini menenangkan dan menyemangati.

Kursus Roti Manis & Donat dibuka dengan pelajaran teori mengenal bahan-bahan baku yang tepat digunakan untuk sukses membuat roti. Dijelaskan bahwa penggunaan tepung terigu protein tinggi menjadi kewajiban untuk mendapatkan roti yang sempurna. Ragi yang digunakan juga tidak boleh keliru. Ragi roti tidak sama dengan ragi Tape maupun Ragi Tempe. Sangat berbeda. Pada kelas ini digunakan Ragi Instan yang langsung dapat dicampur dengan bahan kering lainnya yaitu tepung terigu, gula pasir, dan susu bubuk.

Datang pertanyaan apa sih bedanya Roti dan Donat? Pada dasarnya adonan roti dan donat adalah sama. Sama-sama menggunakan ragi. Hanya cara pematangannya yang berbeda. Jika roti dimatangkan dengan cara dipanggang, Donat dimatangkan dengan cara digoreng. Nah, kalau dikukus bisakah? Tentu saja bisa. Bila dikukus, lebih sering disebut Bakpaow.

Kelas dilanjutkan dengan praktek membuat adonan roti manis. Adonan dibuat tidak cukup hanya sampai kalis saja, tapi harus sampai licin dan elastis. Bila dibulatkan akan terlihat permukaannya yang mulus, dan bila ditipiskan akan bisa sampai transparan tanpa robek. “Saya mau menguleni adonan tanpa mikser Bu, bolehkah?”, Wah tentu saja boleh. Ayo, semangat ya saya, siapkan bahan-bahannya. Kelaspun menjadi lebih meriah karena sementara mikser berjalan menguleni adonan secara electric, beberapa siswa melakukan praktek mengadonan manual. Jika menggunakan mikser semua bahan boleh masuk untuk diproses. Jika menguleni dengan tangan, bahan cair harus dituang sedikit demi sedikit. Dilanjutkan dengan menguleninya sampai benar-benar kalis dan elastis.

Setelah dilakukan proses potong timbang dan membulatkan. Seluruh peserta kemudian mulai mengisi dan membentuk roti beragam model. Ada roti cokelat, roti keju, roti cokelat keju dan roti sosis. Empat model menarik dipraktekkan. Menyusul kemudian membuat Donat  a laa J’Co dan Donat kentang. Roti dan Donat pun kemudian masuk lemari proofing untuk proses fermentasi.

Setelah cukup mengembang dan ringan roti langsung dipanggang. Sementara Donat digoreng. Roti dipanggang paling lama hanya 15 s/d 20 menit saja. Dengan demikian roti cukup matang dan lembut teksturnya. Permukaan roti cukup renyah, tapi tekstur dalam roti tetap empuk.

Donat yang sudah matangpun siap dihias dengan beragam topping. Ada topping cokelat, topping meisis, topping kacang dan topping springkles. Tampilan yang rapi cantik layak dijadikan bahan jualan.

“Alhamdulillah, sekarang saya bisa membuat roti sendiri”, Ibu Yayuk gembira sekali. Sejak awal mengikuti semua step dengan sangat teliti.” Ayo, semangat buka Bakery dirumah ya!”.

Jangan lupa untuk mendapatkan roti yang lembab dan rasa yang pas, gunakan selalu Blue Band Master Cake Margarine.(fb)

 

Kursus NCC didukung penuh oleh blue band master www.ufs.com

About the author  ⁄ NCC Indonesia

No Comments

Leave a Comment