Suatu Hari di Rumah Menteng

11041729_1595660337337164_3745491435816720945_n

 

 

Masih dalam rangkaian acara merayakan satu Dasawarsa berdirinya komunitas NCC, pada tanggal 28 Maret 2015 bertempat di Rumah Menteng, Jalan Subang No. 14 (Jakarta) telah dilangsungkan acara Workshop Food Photography & Food Styling, yang mengusung tema Food, Style and Shoot.

Workshop ini fully booked dalam hitungan hari, bahkan sebelum sempat diumumkan di website ini! Alhamdulillah…

11103000_1606338106269387_1148944170712272553_n 11107171_1606364789600052_822665265424272422_n

Suasana persiapan sebelum peserta berdatangan. Coffee break ready, set-set pemotretan disiapkan, dipimpin oleh foodstylist kita yang cantik, Arni Kukis Lucu :). Sementara Bu Ketupat 1 Dasawarsa, Citra Anggraini Kusuma, dan Bu Ketupat Workshop, Endah Kusumaningrun (nama panggungnya: Bu Lampu 🙂 ), berkeliling memandori setiap detail.

11078133_1606348066268391_1548509675005744976_n 11096719_1605639379672593_8056416959108983074_n

11081308_1605628586340339_9141206786144403577_n 10897986_1606360119600519_7680609370992796750_n

Kiri: Arni dan Kimkin (dokumentasi) di meja props. Sekalian pamer props ya, hihi..

22100_1605637256339472_7529866226879384560_n 1549332_1605636189672912_3554959205726263017_n

Siap menerima peserta dengan goodie bag cakep, merchandise NCC dan.. garage sale properti foto!

11081375_1606346982935166_5748675776179813726_n 11108946_1606338606269337_7777857375136170870_n

Peserta mulai berdatangan, bebelian merchandise dan menyerbu garage sale 🙂

11081334_1606346252935239_2934649361719391798_n 10402013_1606348562935008_4439257150521190805_n

11081062_1606374359599095_479042249769705050_n

 

 

 

Pembukaan workshop diawali dengan pemberian kata sambutan oleh ibu Fatmah Bahalwan selaku owner dan salah satu pendiri dari Natural Cooking Club (NCC). Dilanjutkan dengan acara pemberian cinderamata kepada kedua fasilitator dan foto bersama dengan para peserta, sebelum acara dimulai.

Dalam acara yang dihadiri oleh 40 peserta ini menghadirkan Jie W. Kusumo dan Vania Samperuru sebagai Duo Dynamic Facilitator yang tak segan-segan membagikan ilmu mereka dalam menciptakan sebuah karya seni cantik dan apik melalui media photo.

10408656_1606373722932492_1282497779744921776_n 11041727_1606374986265699_1447835978550933603_n

11022627_1606375176265680_8771268445187747089_n 22526_1606375472932317_7120535793569768479_n

Workshop ini terbagi kedalam 4 (empat) sesi.

Sesi 1:

Pemberian materi secara singkat namun padat oleh Jiewa. Dengan gaya penyampaian yang santai dan berjiwa muda ini, Jie menyampaikan beberapa point penting seperti:

  • Passion
    Tanpa passion atau gairah dalam melakukan pekerjaan, hampir mustahil hasil yang didapat bisa sempurna;
  • Knowledge
    Passion atau gairah harus didampingi dengan pengetahuan. Dalam hal ini pengetahuan mengenai photography, khususnya food photography;
  • Master Your Tools
    Apapun kamera yang kita miliki – HP, pocket, DSLR, Mirrorless – bisa kita gunakan, dengan syarat ‘kenali dahulu alat yang kita miliki’. Maksud dari point ini adalah pengetahuan mengenai perangkat/tools dan jangan malas untuk membaca buku manual dan rajin menggunakannya;
  • Light Direction
    Dari kata photography yang artinya melukis dengan cahaya, sudah dapat dipastikan untuk mendapatkan foto yang baik adalah faktor cahaya. Cahaya yang alami (natural light: matahari) akan menghasilkan foto yang terbaik. Begitu pun dengan arah cahaya dalam suatu foto dan penggunaan sebuah reflektor atau diffusser;
  • Rule of Third Composition
    point ini adalah suatu ketentuan dalam bidang photography. Peletakan point of interest (POI) atau objek utama berdasarkan point ini, diyakini akan menghasilkan foto yang indah dan artistik;
  • Best Angle
    3 macam sudut pengambilan yang dipaparkan di sini adalah eye level (sudut 45º dari mata kita ke objek utama), below eye level dan top view (bird eye) level, sudut pengambilan foto yang lagi nge-hit, karena semua objek foto bisa terlihat jelas.

Tak lupa Jie pun mengingatkan beberapa hal yang harus dihindari dalam food photography, seperti memotret makanan di lantai, menggunakan direct flash, dan memotret makanan secara miring. Demikian juga dalam hal editing foto, Jie menekankan kalimat Less is More dalam mengedit sebuah foto.

Jie menutup pemaparannya dengan jurus terakhir: temukan Style-mu. Memang tidak mudah menemukan style atau gaya yang cocok dan bisa menjadi ciri khas pada foto kita, tapi bukanlah suatu hal yang mustahil kalau kita rajin berlatih. Seperti kalimat yang dikutip dari Yohji Yamamoto, “Start copying what you love. Copy, copy, copy, copy. At the end of the copy you will find yourself’.

11091285_1605631973006667_2384880858641470676_n 10299522_1605623276340870_4854870883114972750_n

1383461_1606526352917229_7922896673956094725_n 11108845_1606382229598308_3174403956133529489_n

11079633_1606380132931851_2302232861475180826_n 11079649_1606381652931699_6142634490087993356_n

22703_1605637679672763_8409181257375367206_nSesi 2:

Pada sesi kedua ini, Vania Samperuru dengan gayanya yang tegas namun santai dan menyenangkan, menyampaikan materi Food Styling. Dalam memotret suatu makanan itu tidak lepas dari styling, mengapa? Agar foto yang dihasilkan nantinya akan lebih eye catching dan menggugah selera.

Sebelum lebih dalam memaparkan materi food styling, Vania mengingatkan para peserta untuk mengetahui terlebih dahulu mengenai pengetahuan dasar Table Setting Etiquette. Beberapa contoh yang diberikan adalah tentang penggunaan dan peletakkan peralatan makan dan minum, serta napkin/serbet.

Beberapa point yang dipaparkan pada sesi ini, seperti:

  • Konsep
    Sebaiknya sebelum melakukan penataan makanan, ada baiknya kita memikirkan konsep untuk menciptakan dan menampilkan mood atau suasana dalam foto tersebut. Misalnya suasana sarapan atau suasana pada saat cuaca sedang hujan.
  • Colour Coordination
    Perlunya kita mengetahui komposisi warna agar objek foto tidak saling berebut perhatian. Misalnya penggunaan property berwarna tidak boleh mengalahkan objek makanan ‘as a Hero’.
  • Property
    Biasa disingkat menjadi props, juga turut andil dalam menciptakan sebuah foto yang apik dan menarik. Pada point ini lebih dititikberatkan pada bagaimana caranya agar props yang dipergunakan tersebut dapat menunjang penampilan makanan dan sesuai dengan konsep yang akan dimunculkan dalam sebuah foto.
  • Komposisi
    Dalam food styling pun kita dikenalkan dengan istilah komposisi, seperti center; off center; rule of third; negative space, dan depth of field. Contoh yang diajarkan dalam point ini adalah bagaiman kita memotret sebuah cake atau makanan tradisional Indonesia yang cenderung menghasilkan foto yang monoton alias membosankan bisa menjadi fotogenik tanpa menghilangkan kesan aslinya.

Pada akhir sesinya, Vania menyebutkan, bahwa suatu masakan yang cantik di depan kamera biasanya masakan tersebut tidak matang 100%.

Sesi 3:

Yuk, kita motret! Praktek memotret dimulai setelah para peserta beristirahat sambil menikmati suguhan kopi, teh dan cemilan-cemilan nan nikmat. Dalam sesi ini para peserta dibagi menjadi 5 (lima) kelompok, dan setiap kelompok akan praktek langsung di studio buatan, sesuai dengan tema scene yang telah ditentukan oleh panitia.

Prakteknya berupa:

  • Menata (styling) objek dengan props yang telah disediakan.
  • Memotret hasil penataan (styling) objek tadi dengan berbagai macam sudut pengambilan.

Sesi ketiga ini diakhiri dengan istirahat makan siang dan sholat.

11062375_1606524052917459_6774523653732767764_n 11116454_1606369319599599_3967969445934953757_n

Kiri: Scene 1 – Wedding Cake | Kanan: Scene 2 – Dessert & Petit Four

1513329_1606360192933845_4180457901622601629_n 14295_1606364422933422_4839936254732993984_n

Kiri: Scene 3 – Tea & Cookies | Kanan: Scene 4 – Iced Lemon Tea

11108848_1606367312933133_2491160675966612955_n 11103011_1606368022933062_8926188671334549388_n

Kiri: Scene 5 – Tumpeng Mini | Kanan: hasil foto wedding cake. Cantik?

10371503_1606386989597832_5702329237284905333_n-2 10444421_1606386902931174_1307341127803372777_n

Suasana praktek yang seru. Food photographer yang lebih mumpuni bikin stationnya sendiri, motreknya sampe rata di ubin, hihi.. Ada yang mengenali mereka? Hayo, temukan! (Waty Rachmawaty, Tika Hapsari Nilmada, Yulyan Parwati, Sefa Firdaus)

11080913_1606387062931158_24645925944053269_n 11067455_1606526632917201_8459025387609663415_n

10984299_1606532809583250_9122564241427318511_n 1506462_1606531386250059_2381326400701243392_n

Sesi-sesi konsultasi pribadi maupun berjamaah 🙂

10702025_1606526906250507_199282136934615013_n 11091417_1606531856250012_8908619081771162532_n

11110586_1606532169583314_5636554115408376432_n

11060091_1606529962916868_1430708867835196414_n 11075009_1605784979658033_2460500048291336071_n

Kiri: hasil foto station dadakan para food photographer kondang | kanan: panitia gak mau kalah sama makanan 😀

Sesi 4:

Merupakan sesi terakhir yang berisi pembagian doorprize dari para sponsor dan evaluasi foto hasil praktek langsung di lapangan. Dalam sesi terakhir ini pun dipilih 2 (dua) foto terbaik berdasarkan penilaian para fasilitator, Jie W. Kusumo dan Vania Samperuru, dan berhak mendapatkan hadiah Tabletop Acrilic dari panitia.

10796_1606538952915969_2312005295303098522_n 20828_1606538482916016_7195923701587821031_n

11079608_1606527116250486_3460889635516659129_n 11049630_1606538556249342_7476693593320247749_n

1907418_1605677519668779_6161088488499839840_n 10480672_1605677643002100_7069303586403126188_n

10929019_1605677996335398_7940167758402637594_n 11083846_1606527156250482_484757450452312605_n

11084278_1605678039668727_1954775692295822080_n 11091202_1605677619668769_8358081652593915561_n

Hadiah-hadiahnya sungguh bikin hati lunglai. Props dari para sponsor, buku-buku fotografi, dan acrylic photo table yang sangat bermanfaat untuk still life photography.

11074100_1605668256336372_6396423733749314539_n 11079593_1605677463002118_7633485539994907545_n

11081085_1606538739582657_3554257160582802027_n 10998071_1606527146250483_4455807322562390680_n

10951104_1606539172915947_6122643517562530912_n

Pada akhirnya, dengan keterbatasan waktu yang tersedia dan ucapan terimakasih pada kata sambutan penutupan acara dari Ketua Umum NCC 1 Dasawarsa, Anggraini Citra Kusuma, menandakan ditutupnya acara Workshop Food Photography. Semoga ilmu yang didapat pada acara ini membawa manfaat bagi para peserta kedepannya nanti.

Terimakasih kepada seluruh peserta, sponsor, pembicara tamu, panitia pelaksana dan seluruh pihak yang membantu berjalannya acara workshop food photography NCC 1 Dasawarsa, hingga acara ini bisa berlangsung dengan tertib dan menyenangkan.

11083895_1605684166334781_328803458895214156_n copy

11083895_1605684166334781_328803458895214156_n

Sampai berjumpa pada rangkaian acara NCC 1 Dasawarsa berikutnya!

Memberi Banyak, Mendapatkan Lebih Banyak.

——–

Kurang banyak fotonya? 😀 Intip seluruh foto di Fan Page NCC 1 Dasawarsa

About the author  ⁄ NCC Indonesia

No Comments

Leave a Comment