Kursus Natural Cooking Club sudah mulai aktif kembali pada tanggl 10 Juni 2019 setelah melewati libur lebaran selama kurang lebih dua minggu. Alhamdulillah semangat sekali kami menjalankannya dan disambut semangat pula oleh para peserta kursus yang berdatangan dari berbagai daerah.

Kelas Bakwan Malang misalnya yang berjalan dihari Sabtu, 15 Juni 2019 kemaren sangat ramai. Terhitung 21 orang yang ikut kelas ini, melebihi perkiraan kami sebelumnya. Kelas kali ini kebetulan mendapatkan sponsor dari BOLA Deli sebagai produsen Tepung Tapioka berkualitas bagus untuk bahan baku pembuatan Bakso Sapi, Bakso Goreng, Bakso Tahu, Siomay dan Pangsit Goreng, sebagai kondimen utama Bakwan Malang.

Kelas dimulai dengan teori sukses membuat Bakso Sapi. Dikatakan bahwa semakin segar daging sapi yang digunakan, semakin kenyal akan didapat bakso sapinya. Tetapi bila kita belanja pagi jam 05.00 misalnya, kemudian baru diolah jam 10.00 sebagaimana dicontohkan. Dapat ditambahkan bahan pembantu untuk mendapatkan bakso Sapi yang tetap kenyal sempurna yaitu 1 sdt Baking Powder double Acting. Bahan yang tak boleh berubah adalah penggunaan Tepung Tapioka Bola Deli. Dalam keadaan tertentu, misalkan ingin mendapatkan hasil Bakso yang lebih banyak, Tepung Tapioka dapat dilipat gandakan jumlahnya, tapi adonan ditambah juga putih telur.

Praktek membuat Bakso Sapi sangat seru, dikerjakan oleh seluruh peserta kursus. “waahh, ternyata hanya dengan bantuan sendok saja bisa bulat sempurna ya”, demikian kata beberapa peserta kursus yang baru pertama kali melihat teknik membuat bakso sapi bulat-bulat.

Selanjutnya kelas lebih semangat lagi karena harus praktek bersama membuat kondimen Bakwan Malang lainnya. Mulai dari Bakso Tahu, Pangsit Goreng dan Siomay.

Bakso Goreng menjadi materi terakhir yang didemokan, karena membuat bakso goreng sangat tricky. Harus telaten saat menggoreng. Bila salah teknik, akan didapat Bakso Goreng yang mengempis. Sukses membuat Bakso Goreng sangat jelas dapat dilihat oleh peserta kursus.

Kursus Bakwan Malang selesai tepat pukul 14.00 dengan kepuasan para peserta kursus atas pelajaran dan motivasi yang diberikan. Setelah foto bersama, dibagikan hasil praktek dan goodybag dari PT.FKS Bola Deli.(fb)

Read More →

Sabtu, 28 April 2019 dikelas cake Dasar Natural Cooking Club (NCC), kembali diperkenalkan Athena Baking Powder Dobel Acting, produk terbaru dari PT Zeelandia Indonesia. Pada kesempatan itu Fatmah Bahalwan yang menjadi pengajar, menjelaskan manfaat dari produk ini. Baking Powder dobel acting yang langsung digunakan pada resep Butter Cake Irit Telur dapat dibuktikan, meskipun cake hanya menggunakan telur dua butir saja tapi tetap menghasilkan tekstur yang empuk dan berpori halus. Fatmah juga menjelaskan bahwa Athena Baking Powder dobel Acting akan menghasilkan cake dan semacamnya yang bersarang dan kenyal. Makanya Athena juga cocok digunakan pada resep Bika Ambon, Karamel cake, dan Martabak Manis. Sudah pasti juga bisa diaplikasikan pada cake dan cookies lainnya.

Kelas cake Dasar pada hari itu sangat meriah dan semangat, diikuti oleh 22 peserta kursus yang datang dari berbagai daerah. Kelas dimulai dengan mengenalkan bahan baku utama untuk membuat cake, dari mulai telur, tepung yang cocok, gula, mentega dan bahan-bahan lengkap lainnya. Secara teori dijelaskan bagaimana supaya sukses membuat cake dan menghindari kegagalan. Cara memodifikasi resep juga dijelaskan sangat rinci sehingga kemudian peserta kursus terlihat mengerti mengapa selama ini sering gagal membuat cake.

Dilanjutkan dengan demo cara benar membuat Sponge Cake. Fatmah melakukan teknik three in one, supaya mudah diduplikasi oleh para peserta kursus. Meskipun dengan adanya emulsifier bisa saja dilakukan teknik all in one, dengan syarat miksernya cukup kuat. Dilanjutkan dengan mendemokan cara membuat Butter cake dan Cinnamon cake. Seluruh peserta mengikuti tia step demo dengan seksama sambil sesekali bertanya dan langsung didiskusikan pertanyaannya. “Masih semangat?”, begitu tanya Fatmah, dijawab pekik peserta “semangaatttt”, kemudian dibuatlah Brownies Kukus Lapis Cokelat.

Setelah diseling dengan istirahat makan siang dan sholat, kelas dilanjutkan dengan membuat Lapis Surabaya dan Bolu Gulung. Kedua jenis cake tersebut mewakili cake yang menggunakan banyak telur. Seperti apa jadinya? Boleh dilihat pada parade foto terlampir.

Kelas selesai dengan pesan untuk mempraktekkan semua pelajaran supaya tidak hanya jadi koleksi resep kertas. Dan cara praktek yang menyenangkan adalah terima pesanan.

Sebelum pada pulang adala salam manis lho dari PT Zeelandia Indonesia, yaitu goodybag dan sampel Athena Baking Powder for free untuk semua, horeee….(fb)

Read More →

Sabtu, 27 Mei 2019 bersamaan dengan berjalannya kelas Kue Kering Klasik Dirjen Kebudayaan Republik Indonesia Bpk Hilmar Farid, berkenan mengunjungi  Markas NCC (Natural Cooking Club). Kunjungan yang tidak direncanakan ini, menjadi penyemangat tersendiri bagi para peserta kursus yang saat itu sangat ramai. Dalam kesempatan itu Bapak Dirjen sedikit bersenda gurau dengan ibu-ibu peserta kursus sambil memberikan pesan singkat supaya ibu-ibu rajin belajar memasak dan membuat kue serta melakukan bisnis dari rumah untuk membantu ekonomi rumah tangga masing-masing.

Bapak Dirjen juga mengulang menyampaikan rencananya untuk mengadakan Pekan Kebudayaan Nasional (PKN). Natural Cooking Club diberi kepercayaan untuk menjadi Event Organizer bidang Budaya Kuliner Indonesia. PKN yang akan berlangsung selama satu pekan dibulan Oktober, akan diadakan di Gelora Bung Karno (GBK).

Kursus Kue Kering Klasik juga memperkenalkan produk baru dari FKS Multi Agro, yaitu Gula Halus BOLA Deli. Gula halus ini dibuat dari Tebu pilihan, dengan warna lebih putih dan tekstur gula sangat halus, sama sekali tidak berpasir. Sehingga saat dibuat menjadi  bahan baku kue kering, didapat kue kering yang bertekstur halus dan renyah. Kelas yang diikuti oleh 21 ibu-ibu dan 1 orang bapak berjalan dengan lancar. Seluruh peserta kursus tampak semangat dan antusias mengerjakan tugas masing-masing. Mulai membentuk Nastar, Sagu Keju, Puteri Salju, Kaastengel dan Lidah Kucing Mocca dan Lidah Kucing Keju.

Acara yang tak pernah dilupakan adalah foto bersama kue-kue yang telah dibuat dan tentu saja foto bersama. Setiap peserta kursus gembira sekali mendapatkan goodybag dari BOLA Deli. Saat itu juga dilakukan penjualan gula halus Bola Deli dengan diskon khusus.(fb)

Read More →

Ada produk baru dari PT. Zeelandia yang diperkenalkan pada kelas Cake Dasar Natural Cooking Club (NCC) minggu lalu, yaitu Baking Powder Double Acting dengan merk Athena. Kehadiran produk baru ini disambut dengan sukacita oleh seluruh peserta kursus karena sudah lebih dari satu tahun sulit sekali mendapatkan produk baking powder yang berkualitas bagus. Fatmah Bahalwan sebagai instruktur langsung menjelaskan bahwa Athena baking Powder Double acting (BPDA) sudah bisa didapat diseluruh Toko Bahan Kue dan juga di toko-toko bahan makanan lainnya.

Athena BPDA dibuktikan langsung manfaatkan dengan digunakan pada pembuatan Cinnamon Cake yang menggunakan sedikit telur. Hasilnya? Untuk ukuran cake yang menggunakan 2 butir telur saja, didapat cake yang cukup empuk dan membal dengan pori-pori cukup. Sehingga cake menjadi layak digunakan sebagai bahan dasar Kue Tart dan atau bahan dasarnya Cup cake.

Kelas Cake Dasar pada hari itu dipenuhi peserta yang penuh dengan semangat. Untuk sukses membuat cake. Bahkan beberapa orang datang dari luar kota. Kelas dimulai dengan teori bagaimana cara sukses membuat Sponge Cake, Butter Cake dan Cinnamon Cake. Dikatakan bahwa dengan menguasai tiga macam cake ini, siapapun bakal dapat membuat cake apa saja. Tinggal memikirkan apa yang diinginkan. Mau cake yang empuk membal berpori-pori, mau yang sedang saja lembutnya atau mau yang agak padat. Tinggal memilih resep kemudian gunakan rumus modifikasi, pasti akan didapat cake sesuai yang diinginkan.

Lapis Surabaya dan Bolu Gulung menjadi materi khusus untuk membuat cake dengan jumlah telur banyak. Bayangkan satu lapis saja lapis Surabaya diperlukan lebih dari 10 butir kuning telur. Padahal Lapis Surabaya terdiri dari tiga lapis. “Woww, pantesan enak ya” kata salah satu peserta. Sementara peserta yang lain berkomentar, pantesan mahal ya. Focus yang paling jelas adalah sukses membuat lapis Surabaya. Sementara brownies kukus dibuat untuk mengaplikasikan teori cake yang dimatangkan dengan cara dikukus.

Kelas diakhiri dengan senyum puas para peserta kursus yang mulai gemas berniat mempraktekkan hasil kursus. “Ayo, harus segera dipraktekkan jangan sampai semua resep hanya menjadi koleksi dilemari saja!”, demikian fatmah Bahalwan memberikan semangat kepada seluruh peserta.(fb)

Read More →

Belum Lebaran koq sudah ada kelas Kue Kering? Nah, disitulah awal dari sukses. Sebelum “perang” dimulai, tentara harus berlatih dulu sampai bisa menguasai medan laga. Sebelum hari raya datang, wajib membekali diri dengan ilmu pengetahuan untuk sukses produksi kue kering, untuk kemudian berlaga dipasar bisnis Kue Kering Lebaran atau hari raya lainnya. Bisnis kue kering dihari raya Idul Fitri merupakan bisnis yang paling ramai dan banyak keuntungan yang bisa diraup dari situ.

Setelah sibuk dengan bisnis Lapis Legit dihari Raya Imlek, kali ini Natural Cooking Club menyiapkan diri memberi bekal kepada para pehobby kuliner untuk menguasai cara sukses membuat kue kering. Salah satunya pada kelas Kue Kering Klasik. Kelas ini sudah diadakan sejak Januari. Alhamdulillah dipenuhi oleh banyak peserta yang semangat sekali mengikutinya.

Kelas diawali dengan mengenal bahan-bahan yang cocok digunakan pada pembuatan kue kering. Mulai dari tepung, mentega, gula dan cara pematangan yang benar. Setelah itu dimulai dengan membuat adonan Puteri Salju. Lho, koq Puteri Salju duluan yang dibuat, bukan Nastar? Benar, sengaja diatur seperti itu karena adonan Puteri Salju ini unik. Ketika adonan jadi, belum bias dipulung, masih lembek. Kejadian yang paling sering adalah kemudian orang-orang menambahkan tepung kedalamnya. Nah, ini yang salah. Adonan puteri salju tidak boleh ditambah tepung, harus diikuti sesuai resep saja. Supaya dapat dipulung cukup simpan saja dulu didalam lemari pendingin selama 30 menit, adonan akan sedikit membeku dan siap untuk dibentuk-bentuk. Jika perlu, baluri tangan dengan tepung terigu supaya tidak lengket.

Kelas dilanjutkan kemudian dengan berturut-turut membuat Nastar, Sagu Keju, Kaastengel, Lidah Kucing Mocca dan Lidah Kucing Keju. Semua materi ini dikerjakan bersama secara berkelompok. Sehingga setiap peserta bias ikut praktek masing-masing. Seperti apa jadinya? “Hmmmm, enak sekali!”, seru para peserta kursus. Nah, selamat mencoba lagi dirumah dan bersiap melakukan bisnis kue kering klasik, karena meskipun banyak sekali model kue kering baru, Kue Kering Klasik tak pernah kehabisan penggemarnya.(fb)

Read More →

“Bu Faaattt, saya masih juga gagal membuat Marmer cake”, seru beberapa orang melalui pembicaraan ditelphone. Pengen seperti marmer cake yang keren-keren di Instagram katanya. Sempat sambil bercanda saya katakan, padahal Marmer cake ini anti gagal lho!. Jadi dimana salahnya? Ayo kita cari. NCC (Natural Cooking Club), dengan semangat langsung merespon beberapa keluhan ini dengan mengadakan kelas spesial Premium Marmer Cake, praktek masing-masing.

 Kelas pertama diadakan pada minggu kedua bulan Januari. Peserta sangat semangat mengikutinya. Ada peserta dari luar kota, selain juga dari Jabodetabek. Begitu dimulai langsung peserta diajak mendengarkan teori tentang Butter Cake. Karena Marmer cake sebetulnya merupakan modifikasi dari Butter Cake atau Pound Cake. Teori tentang bahan bakunya, cara membuatnya, takaran yang pas dan lain sebagainya. Bekal teori ini diberikan dengan seksama agar tidak terjadi kesalahan sedikitpun mengingat peserta kursus harus melakukan semua proses pembuatannya sendiri.

Serentak peserta kursus didaulat untuk memeriksa bahan-bahan yang sudah disiapkan. Bahan yang digunakan kali ini adalah bahan-bahan premium, menyesuaikan dengan judul kursusnya Marmer Cake Premium. Jadi penggunaan Butter menjadi penting selain Margarine. Takaran persis diceck timbangannya masing-masing, menyusul kemudian memisahkan putih dan kuning telur. Step ini menjadi tingkat kesulitan tersendiri bagi para peserta. Fatmah Bahalwan yang menjadi instruktur dikelas tak bosan-bosannya mengingatkan “putih telur harus bersih, tidak boleh ada setetespun kuning telur, air ataupun minyak. Harus bersih”.

Teknik membuatnyapun sedikit dikembangkan. Jika dalam resep pada umumnya kuning telur dimasukkan satu persatu kedalam adonan, kali ini kuning telur dikocok terlebih dahulu dengan sebagian gula. Hasilnya seperti apa? Naahhh, persis seperti foto-foto yang beredar di media social bukan?. Bahkan Ibu Riana yang khusus datang dari kota Semarang langsung berkomentar,:”Hmmm, ini teksturnya lembut, padat tapi lembut, sungguh enak sekali tidak seperti marmer cake biasa”. Benar sekali karena ini Premium Marmer Cake.

Kelas yang sama akan diadakan kembali di kelas NCC – Tyu Cake Cipinang dan kelas NCC-Toko Jojo Bintaro. Segera pastikan anda ikut serta.(fb)

Read More →

Mengawali tahun 2019, senang sekali Natural Cooking Club (NCC) dikunjungi oleh rombongan Dharma Wanita Pertamina Hulu. Kedatangan rombongan ini adalah untuk belajar bagaimana cara membuat roti unyil. Acara yang sudah direncanakan sejak bulan Desember ini, dimulai tepat pukul 09.30 setelah beberapa saat menunggu semua anggota berkumpul lengkap sembari juga menunggu Fatmah Bahalwan yang akan menjadi instruktur dalam perjalanan pulang dari kota Medan.

Mengenal bahan baku dan peralatan yang digunakan pada pembuatan roti menjadi pelajaran pertama, sebelum kemudian diperlihatkan bahan-bahan yang dimaksud dalam pelajaran teori. Setelah itu, adonan mulai dibuat. Tampak seluruh peserta antusias mengikuti jalannya pelajaran. Melihat teknis membuat adonan roti sejak dari tepung hingga menjadi adonan yang kalis dan elastis dengan istilah window pane.

Peserta kemudian dibagi menjadi  empat kelompok, masing-masing bertanggung jawab pada satu resep adonan yang harus menjadi 100 buah roti Unyil. Pelajaran membuat bulatan roti yang dilakukan secara praktek masing-masing berjalan seru sekali. Kelas yang juga dipandu oleh Nadrah Shahab dan Gemi Miranti, dua orang pengajar di NCC, menjadi sangat tertib dan menyenangkan.”waah, kelihatannya mudah ya ternyata huhuiiyy susah juga!”, seru salah satu peserta sambil bersenda gurau.

Selesai proses rounding, Fatmah Bahalwan kemudian mendemokan cara mengisi roti dan membuatnya menjadi 16 model. Beberapa peserta tampak merekan dalam video, sementara rekan lainnya menyimak dengan seksama.

Kelas dilanjutkan dengan praktek masing-masing membuat roti Unyil dengan isian dan model yang sudah dicontohkan. Bagaimana hasilnya? Lihat pada para de foto-foto terlampir ya!.(fb)

Read More →

Dimsum adalaj jenis Fingerfood yang berasal dari China. Dahulunya DimSum termasuk makanan yang diistilahkan sebagai Brunch, yaitu dimakan bukan diwaktu makan utama, pagi, siang dan malam, tapi diwaktu antara makan utama, yaitu sekitar jam 10.00 s/d jam 11.00 atau antara jam 15.00 s/d jam 17.00.

Saat ini DimSum disajikan diwaktu makan apa saja, tidak ada aturan baku lagi. Disajikan saat makan pagi, siang dan malam, ataupun diwaktu antaranya. Semua orang suka mengkonsumsinya kapan saja sebagai makanan utama dan atau makanan selingan.

Hakau

Bintang dari segala macam bentuk dimsum adalah Hakau. Bentuknya yang mungil unik, menyerupai pastel tapi tampil transparan seperti terlihat isi dalamnya karena kulitnya bening putih. Mengapa bias demikian? Pada kursus Aneka Dimsum Halal di natural cooking Club dibahas habis. Mulai bahan baku yang digunakan, jenis tepung dan tepung pendukungnya, jenis udang isiannya sampai kemudian praktek membentuknya. Sangat enarik, setiap siswa kursus terlihat antusias membuat Hakau masing-masing.

Selain Hakau, pada kelas ini juga dibuat Angsioe Kaki ayam, Lumpia Udang mayonese, dan Sioe may. Tentu saja lengkap diajarkan juga cara membuat Mayonese.(fb)

Read More →

Banyak orang yang sering meremehkan kelas cake dasar, karena merasa selama ini sudah biasa membuat cake. Tetapi manakala menemui kegagalan sedikit saja, mereka  tidak pernah tahu sebabnya, apalagi bila diminta untuk memodifikasi resep, pasti semakin bingung. Itulah sebabnya kelas cake dasar diadakan oleh Natural Cooking Club (NCC) sejak awal berdirinya. Berniat untuk membekali ilmu pengetahuan cara sukses membuat cake anti gagal, kelas ini menjadi kelas favorit hingga usia NCC empat belas tahun dibulan Januari 2019.

Dimulai dengan teori mengenal bahan satu persatu, telur yang tepat ukuran dan suhu yang benar. Tepung yang cocok untuk cake, demikian pula jenis gula dan pemanis lainnya. Semua dibahan tuntas. Kemudian peralatan yang persis, suhu oven yang tepat, dan banyak sekali pembahasan tentang bahan baku dan peralatan yang didiskusikan. Hal ini penting untuk siapapun, agar tidak pernah salah menentukan cake apa yang akan dibuat. Pengambilan keputusan untuk membeli bahan baku dan peralatan yang sesuai dengan kebutuhan bisnis kue yang akan dilakukan menjadi terpetakan.

Sponge Cake, Butter Cake, cake dengan sedikit telur, cake dengan banyak telur dan cake yang dikukus selain dipanggang, masing-masing dibahas bagaimana cara membuatnya supaya tidk lagi menemui kegagalan. Setelah itu Fatmah Bahalwan, instruktur yang eksis dikelas ini, mendemokan cara benar membuatnya satu persatu. Terdengar kemudian seruan:”Ooooo…, rupanya harus sekental itu”. Secara jelas peserta kursus lagsung bisa melihat betapa adonan sponge cake tidak cukup hanya sampai berbusa-busa saja, tapi harus sampai kental putih berjambul. Berbeda dengan adonan Butter cake, berbeda pula dengan adonan cake sedikit telur, berbeda pula dengan cake dengan banyak telur. Semua tampak jelas. Jadi meskipun kelas cake dasar dilaksanakan tidak “hands on” (praktek masing-masing), tetapi peserta kursus langsung dapat menangkap pelajaran yang diberikan.

Kelas selesai tepat pukul 14.30, dengan pesan serius dari pengajar bahwa setiap resep harus dikerjakan, jangan hanya disimpan. Koleksi resep tidak akan menentukan masa depan kita. Tapi praktek membuatnya, pasti akan menghasilkan cake dan itu menjadi modal utama kita melakukan bisnis kue dari rumah. Jadi mengapa harus ikut kelas cake Dasar? Karena semua sukses membuat cake berasal dari kelas ini, percayalah!.(fb)

Read More →