Review Category : News & Events

Bersama Laudya Chintya Bella Di Acara Lauching Nasi Ayam Masako

Beberapa waktu yang lalu, saya Fatmah Bahalwan ikut memeriahkan Launching Produk Nasi Ayam Masako. Semangat sekali saya mendemokan cara membuat nasi ayam yang sangat simple, mudah dibuat, tapi rasanya enak sekali. Kebetulan beberapa kali saya ditanya oleh anak-anak yang baru saja masuk perguruan tinggi dan memulai kehidupan baru dirumah kost, ingin sekali bisa memasak tapi tidak punya keahlian didapur sebelumnya, juga tidak punya cukup waktu untuk memasak.

Bisa dimengerti, karena didalam pikiran banyak orang apalagi anak-anak pelajar dan mahasiswa, memasak pasti dianggap sebagai pekerjaan yang rumit dan makan waktu lama. Nah, Nasi ayam Masako ini bisa jadi jawaban seluruh kegundahan yang ada.

Cara memasaknya cukup sediakan potongan wortel, potongan kentang, kalau mau simple bisa digunakan mixed vegetable siap beli, seduh dengan air panas dispenser sebentar. Masukkan semua bahan ini kedalam rice cooker bersama 1 gelas takar beras kurang lebih 250gr, air 450ml, dan satu sachet Masako rasa ayam  15 gram. Aduk rata. Lalu tekan tombol cook. Silahkan bersiap-siap mandi, ganti baju, atau belajar, selesai itu pasti Nasi Ayam Masako siap disajikan. Bisa ditemani dengan telur dadar atau telur ceplok. Horeee…. Menyenangkan bukan?  masak simple dan enak. Mau banyak teman datang, acara makan-makan siapa takuuuttt. Pada kesempatan itu saya didaulat untuk mendemokan nasi ayam Masako ini bersama The Ambassador of Masako yang cantik banget tinggi semampai, siapa dia? Laudya Chintya Bella. Ternyata artis cantik ini orang baik sekali, ramah dan senyumnya manis banget. Selain itu saya juga didampingi nara sumber Dokter Gizi cantik, dan super blogger dari Bandung. Hadirin yang datang juga rata-rata adalah aktifis medsos, para key Opinion Leader.(fb)

Read More →

NCC Berpartisipasi Pada Acara Festival Kuliner KRAFT Bandung

Bertempat di sepanjang jalan samping Gasibu Bandung, berlangsung Festival Kuliner KRAFT. Acara yang berlangsung selama dua hari berturut-turt, hari Sabtu dan Minggu, 7-8 September 2019 ini berjalan luar biasa meriah. Tempat yang strategis, dimana banyak orang melakukan kegiatan akhir pekan, menjadi ajang pesta kuliner serba keju.

Kraft adalah produsen keju nomor satu di Indonesia, siapapun pasti mengenalnya. Pada kesempatan itu banyak sekali makanan lokal yang dikreasikan dengan keju. Sebut saja Cireng Keju, Batagor Keju, Martabal Keju, colenak keju, dan banyak sekali jenis makanan lokal lainnya. Lebih dari 150 (seratus lima puluh) macam makanan local yang dikreasikan dengan keju Kraft  hadir pada acara ini, yang kemudian mendapatkan penghargaan dari Musium Rekor dunia Indonesia MURI.

Hari kedua, Minggu 8 September pagi dilaksanakan Kompetisi Kuliner Makanan lokal yang dikreasikan dengan keju. Sebanyak 20 Tim kontestan meramaikan ajang kompetisi ini. Tampil beragam resep makanan berbahan baku singkong, ubi, ketan, gandum, dan lain-lain. Ada Red velvet cake dari singkong dan Keju, ada Lumpia Keju Karedok, dan lain-lain. Sungguh membanggakan kreasi dari seluruh kontestan yang sebelumnya tak terbayangkan.

Acara festival kuliner ini dihadiri lebih dari 50 ribu pengunjung selama dua hari. Antrian panjang terlihat pada stand Pisang Goreng Bu Nanik, Martabak San Fransisco, Kebab Kaboob, Batagor, dan stand-stand minuman kekinian yang semuanya mengandung keju Kraft didalamnya.

Acara ini juga dimeriahkan oleh artis-artis penyanyi Ibukota. Sehingga terlihat lengkap, mulai dari ragam kuliner, ragam music, dan Kompetisi. Lomba seru-seruan diadakan setiap hari beberapa kali yaitu Eat Competition, yang mengajak peserta adu cepat makanan yang disiapkan.(fb)

Read More →

HomeMade Food Fiesta 2019

Museum Nasional pagi hari Sabtu 6 Juli 2019. Panitia, teknisi, semua bersiap menerima peserta. Bangku-bangku sudah cakep dan empuk.

Peserta mulai berdatangan, registrasi, mengumpulkan Potluck. Tim Potluck mulai mengatur potluck untuk dipajang dan dibagikan.

Selamat datang di HMFF 2019!

Pagi itu dimulai dengan liputan live oleh Metro TV, bersama mbak Fatmah Bahalwan dan Dirjen Kebudayaan RI Bapak Hilmar Farid.

Booth-booth sponsor siap, peserta mulai berkeliling, panitia makin sibuk. Sebentar lagi acara dimulaaaiii..

Kita menyanyikan lagu Indonesia Raya dulu doonk, sesudah itu sambutan dari pak dirjen @hilmarfarid, tuan rumah @fatmahbahalwan, lanjut demo jajan pasar bersama chef Remy Sedayu dari @bolakeluarga

Demo always seru. Karena peserta pasti pada maju pingin nyoba bikin. Dan sesudah jadi, pingin nyicip. Habis itu pepotoan deh.

Pak Egi dari @sevenpapers menjelaskan Product knowledge Seven Baking Papers. Kertas baking paper food grade dari Seven Papers ini juga digunakan dalam demo jajan pasar ini loh. Juga ada penjelasan product knowledge dari General Manager Marketing @bolakeluarga, ibu Dwi Rahayu. Yang webinar juga jalan terus, meski tantangannya lumayan rumit. Webinar yang lebih cocok dilakukan di studio atau di ruangan terbatas, kali ini harus mobile mengcover seluruh pergerakan acara.

Sementara di area potluck, jajan pasar yang dipajang dalam bentuk kapal layar dikelilingi potluck jajan pasar bawaan para peserta, selesai ditata dan dinyalakan lampu-lampunya.. Taraaaaa…!

Sebuah kejutan manis dari tim dekor, yang malam sebelumnya bersama awak panitia lain mengerjakan centerpiece ini hingga hampir tengah malam. Persembahan NCCers semua untuk Indonesia tercinta 🇮🇩

Psst, sebentar lagi lomba mau dimulai. Dewan juri sudah lengkap: Ibu Lanny Soechan, Ibu Fatmah Bahalwan dan Ibu Peni Respati.

LOMBA PERORANGAN

Di ruang bawah berlangsung lomba perorangan. Meskipun di sini peserta tinggal melakukan plating dan finishing touch, gak bisa dianggap remeh loh. Persiapannya serius dan peserta diharuskan menyertakan foto step by step pembuatannya dengan menggunakan bahan dari tepung @bolakeluarga.

Pernah dengan lagu Ampar-ampar Pisang? Ternyata di sini ketemu dengan Amparan Pisang, alias Amparan Tatak Pisang! Lalu ada kue nagasari tapi sudah diubah bentuk menjadi seperti trifle. Bahasa jawanya “deconstructed Nagasari”. Kereeeen.. Kayaknya siap nih lawan Adriano Zumbo @thesweetassassin 🙂

Sebelum penjurian dimulai, peserta dikumpulkan karena ada pertanyaan quiz dari juri. Ketika ada pertanyaan yang sulit, peserta malah dapat ilmu dari Bu Lanny, MasyaAllah, alhamdulillah. Terimakasih, Bu Lanny 😍😍😍

PENJURIAN langsung dilakukan. Juri menilai sambil menjaga wajah tetap “lempeng”. Soalnya di luar dinding kaca, peserta lomba menatap tajam setajam silet! 😂😂😂

LOMBA KELOMPOK

Persiapannya lebih seru lagi, propsnya cakeb-cakeb, makanannya lucu-lucu dan langka. Mengerjakan dari mulai bikin kue sampai display juga dengan usaha maksimal. Ada kelompok yang berkostum kebaya biar matching loh. Hebring pisan!

TALKSHOW

Menampilkan dua member NCC yang kisah suksesnya sangat inspiratif: Dyah Ayu @dyahcinderella owner @ambojakrama_catering dan @bekalgendis, dan Louise Wulandari @louisewulandari owner @deliciacake_pontianak.

Mereka berdua sharing cerita sukses masing-masing sejak awal sekali. Bagaimana mengenal NCC, meninggalkan pekerjaan bergaji tinggi, memulai dari NOL lagi, jatuh-bangun perjuangan mengatasi berbagai tantangan. Hangat dan inspiring, seperti mendengar cerita dari sahabat-sahabat baik yang sudah kenal lamaaaaaa sekali. ❤️🌸❤️🌸

Denger sharing interaktif sambil menikmati Thai Tea dan Es Potong dari IndoLakto, atau minum es kopi enak @bukanagara.coffee 😊

Dibalik seorang lelaki kuat, ada wanita yang hebat.
Dibalik wanita hebat, ada sahabat-sahabat yang luar biasa.

Louise dan Dyah menceritakan bagaimana sahabat-sahabat di NCC memainkan peranan penting dalam kesuksesan mereka membangun bisnis. Dyah bahkan menyebut Nieken Ayu Larasati rahimahallah, salah satu awak NCC yang telah berpulang setahun lalu, sebagai salah satu sahabat yang menguatkannya ketika ia “jatuh”. “Bundut” panggilan sayangnya, masyhur dengan kebaikan hati dan kehangatannya, salah seorang yang menjadi andalan NCC dalam susah dan senang. Semoga Allah melapangkan kuburnya dan memasukkannya ke dalam surga, aamiin.

Pernahkah kita mengira dunia kuliner membawa kita bertemu dengan sahabat-sahabat terbaik? Yang membantumu tidak hanya ketika masih dunia, tapi juga mendoakanmu setelah menghadap Sang Pencipta?

DOOR PRIZE

Sebelum pengumuman pemenang, bagi-bagi hadiah pintu dulu biar hadiahnya cepet habis, hihihi sombooong 😂😂😂

Door prizes dipersembahkan oleh:
@mito.id@mitochiba.id
@tyucake_culinary_class @tyucake_tbk_jakarta
Ibu Debby (donatur)

Sungguh rugi yang gak ke siniiiii..

PENGUMUMAN PEMENANG
KATEGORI PERORANGAN

Siapin teh anget, kukis enak, selonjoran.
*drumroll* 🥁 🥁 🥁

Juara 1:
Wedding Lapis Pepe & Bouquet Pepe
Karya: Endang Nur Wahyuni @yuniekitchen77

Juara 2:
Talam Sekapur Yapong
Karya: Mutmainah

Juara 3:
Pak Ipuk
Karya: Christian Alvin

MENTAL JUARA

Ibu Mutmainah, pemenang ke-2 kategori perorangan, malam sebelum lomba mengirimkan pesan WA kepada tim registrasi.
“Kue saya gagal, mbak. Saya mundur dari lomba.”
Bisa dibayangkan sedihnya sampai malam hari masih berjibaku dengan adonan dan harus mundur pula.

Keesokan pagi ibu Mutmainah muncul di meja lomba dengan kuenya yang sudah jadi. Ternyata beliau mencoba lagi dan lagi, kuenya gagal hingga 3-4 kali, hingga akhirnya berhasil dan masih ada waktu untuk datang ke HMFF melanjutkan menjadi peserta lomba. Alhamdulillah! Man jadda wajada!

MasyaAllah. Hanya manusia dengan mental juara lah yang sanggup bangkit setelah jatuh berkali-kali dan melanjutkan perjuangan hingga garis finish.

Ketika akhirnya merebut juara kedua maka kemenangan itu adalah bonus penutup yang manis episode ini. Alhamdulillahilladzi bini’matihi tatimushsholihaat.

KATEGORI KELOMPOK

Juara 1:
Wadai Ipau, Bingka Labu Kuning, Amparan Tatak
Tim:
Atik Cakrasari , Mei Al Adhwa, Setio Adiningsih

Juara 2:
Igutu Nusantara (wingko, gemblong, bubur candil, bubur jongkong – serba ungu)
Tim:
Ena Lubis, Raviandini, Resti Vurwarin

Juara 3:
Burayot, Saroja, Kijing, Lapis Maizena
Tim:
Christian Alvin, Fransisca Rachel, Dewi Kania (Bandung)

Selamat! 🎊 🎊 🎊 

Hadiah dipersembahkan oleh:
@mito.id @mitochiba.id
@bolakeluarga

Selamat! 🎊 🎊 🎊

MEREKA YANG DATANG DARI JAUH

Pak Taufik Ali Murtado. Khusus datang dari Bumiayu Brebes untuk ikut lomba. Tiga hari sebelumnya tiba di Jakarta, turun dari kereta langsung ke markas NCC ambil bahan untuk lomba.

Ada Winny Ismianti, datang dari Singapore untuk hadir di HMFF sekaligus kursus di markas NCC.

Ada @anugrah.24 adik dari Dina @arundina08, datang dari Gombong Jawa Tengah. Dina sang kakak, adalah penyintas kanker hati, penulis buku resep dan pengusaha kuliner rumahan yang sukses. Beliau membantu adiknya untuk membangun usaha kuliner juga di Gombong.

Ada Dewi Kania, NCCer sekaligus admin NCC Bandung. Tim Bandung datang beramai-ramai dan ikut lomba kategori kelompok. Memboyong hadiah pula sampai susah didorong 😂

MasyaAllah, luar biasa mereka semua 😍😍😍

Acara selesai? Beluuum.. Penyerahan kenang-kenangan untuk juri.

تَهَادَوْا تَحَابُّوا

“Salinglah memberi hadiah, maka kalian akan saling mencintai.” (HR. Bukhari)

Sampai Jumpa di Pekan Kebudayaan Nasional

Sebelum pulang, foto keluarga duluuu..

Semoga acara ini membawa manfaat dan silaturahim yang berkah buat semuanya. Aamiin.

Selalu pantau semua social media kami supaya tidak ketinggalan info (lagi):

FB Group: Natural Cooking Club
Website: www.ncc-indonesia.com
IG: @naturalcookingclub
Twitter: NCCIndonesia

Sampai jumpa di Pekan Kebudayaan Nasional!

Read More →

Road to HMFF 2019: Diary Panitia Part 4 (H-1)

Dari pagi hingga hampir tengah malam.

Team dekor, team lomba, team potluck dan konsumsi, team registrasi, ketua, wakil, sekretaris, bendahara, nyaris semua personil panitia turun gunung. Dari muka masih doff sampai berkilau-kilau, entahlah gembira atau keringat campur minyak, yang jelas glowing 😂 .

Mengatur ruangan, menyiapkan goodie bag, update data peserta, finishing dekorasi, membuat segala kelengkapan. Mulai dari plan A, plan B, plan C sampai Z harus ada.

Menunggu kapal datang hingga malam, seperti menanti keberangkatan ke negeri harapan.

Terkapar kelelahan di lantai. Akhirnya kapal datang!

To be continued..

Read More →

Road to HMFF 2019: Gifts for Everybody!

Alhamdulillah, hadiah berdatangan dari para sponsor dan donatur yang luar biasa. Mulai dari hadiah untuk pemenang lomba, door prize, hingga hadiah untuk seluruh peserta tanpa terkecuali. So, everybody wins!

Terimakasih untuk para sponsor dan donatur. Semoga kerjasama kita menjadi silaturahim yang penuh barakah dan tidak pernah terputus.

Sungguh rugi tidak datang ke HMFF. Kamu sudah daftar?

Daftar: bit.ly/hmff2019

Read More →

Road to HMFF 2019: Diary Panitia Part 2

Selepas subuh, sebagian tim decor langsung meluncur jemput-jemput dan ketemuan, lalu sama-sama menuju Paguyuban Seni Rupa Indonesia.

Ketemu bapak pemahat, diskusi mengurai rencana dan imajinasi. Semua dituangkan dalam sketsa kongkrit untuk segera dieksekusi. Selesai jam 10.00. Alhamdu.. lillah.

Team Decor mau bikin apa sih sampai harus ke sculpting artist? Makanya datang ke HMFF ya! Kita akan menyaksikan “pemanasan” untuk pemecahan rekor MURI di bulan Oktober nanti. Sangat bersejarah nih gaesss..

Sungguh rugi kalau tidak datang ke HMFF. Kamu sudah daftar?

Read More →

Road to HMFF 2019: Diary Panitia Part 1

Meeting, briefing, survey lokasi, nyusun, nggambar, ngonsep, ndisain, eksekusi.. Di tengah kesibukan bakulan kue, ngurus sekolah anak, rumah, suami..

Di sela teh hangat dan nyamikan manis, selalu ada cinta untuk NCCers semua.

Dulu, mereka juga clinguk-clinguk baru kenal NCC. Sama seperti kamu yang sekarang bingung baru dengar nama NCC dan HMFF. Yuk, datang dan berkenalan!

Read More →

HomeMade Food Fiesta is back!

HomeMade Food Fiesta 2019
“Kreasi Jajan Pasar Tradisional Nusantara”
Sabtu 6 Juli 2019
07.00 – 15.30 WIB
Museum Nasional Jakarta
Jl. Medan Merdeka Barat No. 12, Jakarta Pusat

Apa sih HMFF itu?

HomeMade Food Fiesta adalah ajang kopdar akbar 2 tahunan komunitas Natural Cooking Club.
Lebih lengkapnya, klik di thumbnail ini –>

Ada Apa Saja di HMFF?

Selain itu, ada banyak hadiah dari para sponsor.
Siap-siap nenteng goodie bag beraaaattt.. 😀

Bagaimana Cara Ikutan Acaranya?

Sebelum mendaftar, simak dulu peraturannya.

PERATURAN PESERTA

  1. Calon Peserta wajib mendaftar dahulu melalui form online sbb: bit.ly/hmff2019
  2. Peserta wajib membayar biaya kepesertaan sebesar Rp.100.000,-/orang ke nomor rekening yang tertera pada form pendaftaran.
    Peserta akan mendapatkan snack pagi, makan siang dan goodiebag.
  3. Peserta DILARANG membawa anak dibawah usia 10 tahun. Bagi yang membawa anak di atas 10 tahun akan dikenakan biaya Kepesertaan secara penuh dan didaftarkan berbarengan dengan orangtua yang hadir. (Untuk memastikan mendapatkan konsumsi).
  4. Peserta wajib mematuhi Aturan Acara HMFF, serta patuh pada seluruh Aturan yang berlaku di Museum Nasional tempat acara berlangsung.

Potluck

Kalau tahun-tahun kemarin potluck kita serbu beramai-ramai setelah dijejer dan difoto, maka tahun ini aturan potlucknya beda! Potluck akan dibagi kepada semua peserta dan dipack rapi oleh panitia, sehingga amaaaan dari segala risiko kerusuhan akibat perebutan daerah kekuasaan, hiahaa.. Terus peserta kelaparan donk? Gak bangeeet.. Kita akan makan ramai-ramai karena panitia menyediakan snack dan makan siang yang syedaaaps.

Yuk, siapkan potlucknya! Simak aturannya di bawah ini, yes.

PERATURAN POTLUCK

  1. Peserta membawa Potluck (makanan kreasi sendiri) dengan tema “Jajanan Pasar Tradisional Indonesia” sebanyak 10-15 porsi dengan kemasan siap makan. Jajanan Pasar yang dibawa jangan berkuah.
  2. Kemasan Potluck yang Peserta bawa akan diserahkan kepada Panitia dan tidak dapat diminta kembali (habis pakai).
  3. Potluck akan dipajang sebagai display dekorasi Jajanan Pasar, yang akan dilihat dan disaksikan oleh peserta/pengunjung lainnya.
  4. Potluck TIDAK dimakan di tempat, melainkan akan dibagikan merata secara random untuk nantinya dapat dibawa pulang oleh peserta.

Buat para pemburu foto makanan, ini saatnya hunting foto!

Jangan lupa akan ada lomba juga. Simak penjelasan berikutnya.

Lomba Kreasi Jajan Pasar Nusantara

HMFF gak seru tanpa lomba! Hadiah cakep-cakep sudah menanti, disediakan oleh Mito Electronic, Tepung Bola Deli dan Tepung Sania.

PERATURAN LOMBA

  1. Lomba bisa diikuti perorangan ataupun berkelompok.
  2. Tiap kelompok terdiri dari 3 orang, jumlahnya tidak boleh kurang dan lebih.
  3. Tiap peserta lomba mendaftar melalui form online yang terdapat pada form pendaftaran peserta sbb: bit.ly/hmff2019
  4. Peserta lomba kreasi Jajan Pasar Tradisional Indonesia, HARUS SUDAH MENDAFTAR sebagai peserta HMFF NCC 2019.
  5. Tepung BOLA menyediakan bahan baku:
    – Tapioka
    – Tepung beras
    – Tepung beras ketan
    – Gula halus
    – Maizena
    Semua bahan tersebut dapat diambil di Markas NCC: 
    Jl. Matraman Dalam III No. 11 RT.9/7, Jakarta Pusat 
    Telp 021-3921779
    dengan menyebutkan nomor pendaftaran.
  6. Detail lainnya, seperti kriteria penilaian, hadiah, dll, ada di form pendaftaran. Silakan dibaca lebih lanjut, karena hanya untuk peminat serieussss, uhihuhiii..

Sampai ketemu di arena lomba, semoga kamu menang!

Read More →