Reportase Kursus: Kue Kering Klasik, Lagi :)

Pasti deh dapurnya lagi pada wangi kukis lebaran. Kursus Kue Kering Klasik di TBK Loyang – Tebet ini juga mengharumi akhir bulan Juni kemarin. Kue Nastar, Kastengel, Putri Salju dan 2 jenis Lidah kucing aka Katetong, benar-benar memanjakan hidung dan lidah.

Dengan semangat dan hati yang riang gembira karena mau puasa, para peserta dan pengajar Gemi Miranti membahas dan membuat kue kering yang cantik mempesona.

Mulai dari Nastar, supaya tampil mulus tanpa pecah, menjaga besar ukuran yg seragam dengan olesan kinclong, semua dipraktekkan dg sungguh-sungguh. Serius loh, pakai ditimbang dulu sebelum dibulet-buletin. Makanya cakep kan ukurannya sama semua? 🙂

Kastengel yang kaya dengan taburan keju parutnya, bisa dimodifikasi berbentuk bunga, bintang atau bentuk lain sesuai cetakan yang kita miliki. Yang terpenting dalam membuat kaastengels yang ‘ngeprul’ adalah menjaga kerenyahan teksturnya dengan pemanggangan di suhu rendah. Karena bikin sendiri, taburan kejunya donk pada lebay, hahaaaa..

KukerKlasikAnti2 KukerKlasikAnti4

Sagu Keju si manis dengan sensasi krenyes keju dan lumer di mulut tidak harus berbentuk bintang bulat, bentuk cincin bolong tengahnya menjadi salah satu solusi mencetak sagu keju tanpa keluhan. Mau bentuk huruf S? Boleh, tapi nanti kegedean lama matengnyaaaaa…

Putri Salju, kue kering tanpa telur yang bisa menjadi suguhan yang pas bagi para tamu yang alergi telur. Yang wajib diperhatikan adalah saat pembentukannya. Bisa dicetak menggunakan cookie cutter bentuk bulan sabit atau dibentuk manual. Hati-hati saat pembentukan manual, bisa-bisa tujuan membuat Putri Salju berubah menjadi Beruang Salju karna ukuran yg terlalu besar. (hihihi.. Embu lucuuu.. *cubit pakai sumpit* –ed)

Lidah kucing yg dipraktekkan ada 2 macam yaitu lidah kucing mocca dan lidah kucing keju. Diajarkan juga cara membuat rainbow katetong. Meskipun memakan waktu saat pembuatannya karna harus berganti-ganti warna, semua puas dengan hasil akhirnya. Tetap fokus pada kerapihan dan urutan warna mejikuhibiu, jangan terbalik-balik, nanti dimarahin guru Biologi.. (loh?? Bukannya guru matematik? — ed)

Penggunaan bahan butter/mentega pada semua kue kering sangat terbantu dengan adanya Blueband Gold Margarine, karena margarine ini memiliki aroma butter yang khas sedangkan teksturnya kokoh, sehingga tidak perlu lagi mencampur margarine dengan mentega. Ini membuat ongkos produksi menjadi lebih ekonomis tanpa harus menurunkan mutunya.

Kue kering klasik cantik nan lezat hasil buatan sendiri siap menjadi suguhan dan hantaran untuk menyambut Lebaran tahun ini. Mohon Maaf Lahir Bathin buat semua… *salaman keliling* (gm)

KukerKlasikAnti3

Kursus ini didukung penuh oleh Blue Band Master.

 

About the author  ⁄ NCC Indonesia

No Comments

Leave a Comment