Klappertart Tape Pisang Raja

Klappertart memang banyaaaak sekali macamnya. Gak cuma berupa custard dan puding roti, tapi cake padat lembut dan moist ini pun salah satu jenis klappertart. Enaaak skaliii..

Klappertart Tape Pisang Raja 

Bahan A:

300 gr        mentega
300 gr        gula halus
300 gr        tape singkong
1 sdt            vanilli extract

Bahan B :

7 btr           telur

Bahan C :

225 gr        tepung terigu
275 ml       santan kental, misal merk Kara
1 sdt            garam
200 gr       kelapa muda keruk
4 bh            pisang raja, iris tipis

 

Cara membuat:

  1. Siapkan loyang 30x30x4cm, polesi dengan mentega dan dialas kertas.
  2. Kocok bahan A hingga mengembang, masukkan bahan B, aduk rata dengan whisker, tuangi santan dan tepung terigu secara bergantian sambil diaduk hingga rata, masukkan kelapa mudah, aduk rata. Bagi menjadi 3.
  3. Tuang satu bagian adonan kedalam loyang, ratakan potongan pisang raja diatasnya, tuang lagi satu bagian adonan, beri pisang lagi, tuangi adonan bagian terakhir, lalu panggang dalam oven suhu 180’C selama lk. 30 menit.

 

Tips.: – menghindari klappertart mudah basi, seduh kelapa muda keruk dengan air panas sebentar untuk membunuh bakteri (fb)

About the author  ⁄ NCC Indonesia

Related Posts

Agar-Agar Karang

Pudding Lumut

Bangket Kelapa

Banana Cream Eclaire

6 Comments

  • Reply
    risa
    June 8, 2014

    bu fatma cara memanggangnya apakah tidak pakai teknik au ban marie?
    terima kasih

  • Reply
    Maria
    June 22, 2015

    Bu Fatma kalau dikukus bisa tidak?

    • Reply
      NCC Indonesia Author
      June 26, 2015

      Bisa, bu. Jangan lupa kirim ke markas NCC ☺️

  • Reply
    liza
    December 29, 2015

    Bu…Menteganya dicairkan gak ? Instruksinya Bahan A dikocok hingga mengembang,,,khan bahan A gak ada telur, apakah bisa mengembang ?

    • Reply
      NCC Indonesia Author
      January 13, 2016

      Mentega apabila dikocok akan menjadi lembut, pucat dan bervolume sedikit lebih banyak dari sebelumnya. Itulah yang disebut “memgembang” dalam konteks pengocokan mentega.

Leave a Comment